Bingung Diminta Menikah oleh Duda yang Tak Punya Ketegasan

menikah

Ustadz, saya mau bertanya.  Dua bulan yang lalu saya ta’aruf sama seorang laki-laki yang berstatus duda. Setelah ta’aruf saling mengenal kami memutuskan untuk menikah. Ketika kami meminta izin, kakak perempuan dari laki-laki itu tidak setuju karena kakaknya meminta dia rujuk dengan mantan istrinya.  Mereka sudah dua tahun bercerai, mantan istrinya yang minta rujuk lewat kakaknya. Karena laki-laki itu sudah tidak memiliki orangtua, akhirnya kami memutuskan untuk melepaskan hubungan kami. Saya bingung karena laki-laki itu tidak mau atau terpaksa rujuk lagi dengan mantan istrinya. Baru seminggu yang lalu, laki-laki itu bilang kalau dirinya tidak bahagia dan meminta saya menjadi istrinya. Ya, menurut ustadz saya harus bagaimana?

(Quinna)

alquran muasir

 

Sebenarnya, kalau rujuk dan tidak itu bukan karena kakak, bukan karena orangtua, tetapi karena pertimbangan diri karena yang akan menjalin rumah tangga itu bukan kakaknya. Jadi, kalau urusan rumah tangga, kita tidak boleh memaksakan pemikiran kita terhadap orang yang sedang menjalani kehidupan rumah tangga.

Tidak boleh mengukur bahagia orang lain dengan bahagia kita. Kalau ternyata adik kita ini mau menikah lagi, jangan memaksa untuk rujuk lagi dengan mantan istrinya. Kenapa kakaknya harus melakukan intervensi? Sebenarnya hal ini tidak perlu. Kalau memberikan pandangan, baru diperbolehkan. Nah, ini kadang-kadang kita dalam urusan duniawi suka ikut campur pada rumah tangga orang. Rumah tangga orang tidak boleh diintervensi.

Jangankan kakak atau adik kita, anak kita saja tidak boleh diintervensi. Umar bin Khatab pernah kedatangan putrinya yang bernama Hafshah. Hafshah ini merupakan istrinya Rasul, ia pulang karena kesal sama suaminya. Apa kata Umar?

kalender

[irp posts=”5757" name=”Pernah Menikah Secara Kristiani, Haruskah Menikah Ulang?”]

HALAMAN SELANJUTNYA…>>

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah