Kosmetik Sebabkan Timbulnya Jerawat, Mitos atau Fakta ?

297a

Oleh: dr Poppy Diah P, SpKK*

 

PERCIKANIMAN.ID – – Wanita dengan kosmetik sepertinya tidak bisa dipisahkan. Istilah kosmetik yang sering kita dengar atau kita gunakan sehari-hari lebih dikonotasikan sebagai apa yang kita kenal sebagai dekoratif seperti alas bedak, bedak, perona mata maupun pipi, ataupun pemulas bibir. Namun sesungguhnya, kosmetik dapat pula merupakan kosmetik perawatan seperti pembersih, pelembab, maupun pelindung atau tabir surya.

alquran muasir

Sebagian besar wanita dalam kesehariannya selalu menggunakan kosmetik. Hanya saja, ada yang menggunakan riasan ringan, cukup dengan pelembab dan bedak tabur yang digunakan tipis-tipis, namun ada pula yang menggunakan riasan lebih tebal dan lengkap. Semua ini tentu saja tergantung pada keperluan maupun kebiasaan masing-masing. Kosmetik dapat merawat dan mempercantik, namun jika tidak berhati-hati, penggunaannya justru dapat menimbulkan masalah dan mengganggu kesehatan kulit wajah.

Bagaimana memilih kosmetik yang tepat untuk jenis kulit?

Secara garis besar, kulit wajah dibagi menjadi 4 tipe yaitu kulit normal, berminyak, kering, dan kulit sensitif. Berikut adalah panduan singkat untuk mengenali tipe-tipe kulit ini:

kalender
  • Kulit normal: halus, pori-pori tidak terlihat, tidak nampak mengkilap, jarang timbul masalah.
  • Kulit berminyak: tampak mengkilap terutama di daerah T, pori-pori cenderung terlihat besar. Masalah yang kerap timbul adalah jerawat.
  • Kulit kering: tampak kasar, cenderung mudah kusam, pori-pori tidak terlihat, mudah timbul kerutan halus. Masalah yang biasa timbul adalah penuaan dan flek hitam.
  • Kulit sensitif: mudah iritasi, mudah memerah atau gatal akibat rangsangan halus.

Setelah mengenali jenis kulit ini, tentunya lebih mudah bagi kita untuk memilih produk yang sesuai. Umumnya pada kemasan tercantum klaim produk tersebut apakah ditujukan untuk kulit normal, berminyak, kering, ataupun kulit sensitif. Khusus untuk kulit sensitif sebaiknya lebih berhati-hati, ada baiknya pemilik kulit jenis ini berkonsultasi dahulu dengan dokter kulit. Jangan lupa pula untuk memilih produk yang telah diyakini halal.

Benarkah kosmetik dapat menimbulkan jerawat?

Jerawat merupakan penyakit yang terjadi akibat peradangan saluran kelenjar minyak/ kelenjar sebasea yang menyebabkan terjadinya sumbatan pengaliran minyak/sebum ke permukaan kulit, sehingga terjadi erupsi pada kulit. Gejala yang timbul dapat berupa adanya komedo, selanjutnya diikuti timbulnya beruntus-beruntus merah, beruntus berisi nanah, hingga jerawat yang besar meradang.

Penyakit ini bersifat multifaktor, dapat dipengaruhi dan dicetuskan oleh banyak faktor seperti genetik, hormonal, stress psikis, adanya bakteri, atau akibat pembersihan wajah yang kurang memadai.

Pemilihan dan penggunaan kosmetik yang kurang tepat juga merupakan salah satu faktor yang dapat mencetuskan timbulnya jerawat. Kosmetik apa saja yang dapat mencetuskan atau mempermudah terjadinya jerawat? Berikut adalah beberapa contohnya:

  • Dasar bedak/foundation
  • Bedak padat
  • Pelembab
  • Tabir surya

Apakah hal ini berarti bahwa mereka yang berjerawat atau cenderung berjerawat tidak diperbolehkan menggunakan kosmetik? Tentu saja tidak demikian. Hanya saja, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan untuk mencegah timbulnya jerawat atau memperparah jerawat yang sudah ada.

Tak kalah pentingnya adalah memilih kosmetik yang sesusi. Berikut tipsnya . . . . . .

 

HALAMAN SELANJUTNYA…>>

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment