Hati-hati, Sikap Orangtua Yang Seperti Ini Bisa Sebabkan Anak Jadi Durhaka

178

PERCIKANIMAN.ID – – Semua orang tua pasti menginginkan memiliki anak yang shaleh shalehah dan berbakti pada orangtua baik saat masih hidup maupun ketika telah tiada. Memiliki anak yang shaleh shalehah ibarat memiliki pohon buah yang setiap saat bisa panen terus menerus. Tentunya panen pahala kebaikan yang orangtua dambakan. Sebab doa anak – anak shaleh shalehah yang mengalir tiada putus kepada orangtuanya.

Sebaliknya, kita tidak ingin memiliki anak-anak yang durhaka. Patut kita sadari bahwa orangtua memiliki andil besar dalam membentuk tabiat anak. Bahkan sikap orangtua dalam berinteraksi dengan anak-anak akan membentuk prilaku anak. Dengan kata lain, anak menjadi soleh atau durhaka sangat dipengaruhi oleh sikap orangtuanya terhadap mereka.

alquran muasir

Salah satu sikap orangtua yang harus kita hindari adalah bersikap tidak adil kepada anak-anak kita. Jika kita memiliki anak lebih dari satu ada kemungkinan hati kita lebih cenderung kepada salah satu dan lebih mengasihinya dibandingkan anak yang lain. Sikap orangtua yang tidak adil akan menimbulkan sakit hati pada diri anak sehingga ia berpotensi menjadi anak durhaka.

Berkata Syaikh Abdul Ghani an-Nablisi menjelaskan kepada kita tentang masalah ini, “Pilih kasih orang tua terhadap anaknya akan menimbulkan permusuhan, kedengkian, dan kebencian di antara sesama anak-anak itu sendiri, kemudian akibat selanjutnya akan terjadilah pemutusan hubungan keluarga disebabkan oleh sikap pilih kasih orang tua mereka.’

Rasulullah  shallallahu ‘alaihi wa sallam mengingatkan kita untuk senantiasa berlaku adil kepada anak-anak kita. Sebagaimana sabdanya,“Takutlah kamu kepada Allah dan berbuatlah adil terhadap anak-anakmu!” (HR. Muslim kitab al-Hibah 13)

kalender

Karena sangat pentingnya sikap adil kepada anak-anak, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berwasiat dan mengulangnya hingga tiga kali, beliau bersabda:“Adillah kepada anakmu, adillah kepada anakmu, adillah kepada anakmu!” (HR. Abu Dawud, Nasa’i, dan Ibnu Hibban).

Imam Nawawi mengatakan: “Dalam hadits ini ditunjukkan bahwa sudah selayaknya untuk disamakan pemberian itu kepada anak-anaknya, dengan cara memberi masing-masing anak sama seperti apa yang diberikan kepada yang lainnya dan tidak boleh dilebihkan, serta disamakan (pemberian).”

Namun sikap adil secara materi yang dimaksud adalah disesuaikan dengan usia, kebutuhan dan tingkap pemahamannya. Adil secara materi bukan berari sama rata dalam memberikan sesuatu. Sikap bijak orangtua lah yang dituntut untuk bisa berlaku adil. [ ]

 

Red: ahmad

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

 

 

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment