Makan Gula Berlebihan Tingkatkan Risiko Kanker

295

PERCIKANIMAN.ID – – Sesuatu yang berasa manis memang menarik. Mengonsumsi makanan atau meminum manis memberikan kenikmatan yang luar biasa. Namun Anda harus ingat, jika mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung gula secara berlebihan akan berisiko terkena obesitas, diabetes, bahkan kanker.

Seperti dilansir dari health.com, ilmuwan epidemiologi nutrisi Carrie Daniel McDougall melakukan penelitian tentang hubungan antara gula dan kanker. Hasilnya beberapa efek dari gula mampu mempengaruhi langsung organ dalam metabolisme seperti hati dan paru-paru.

alquran muasir

Beberapa studi menunjukan, orang dengan diabetes atau pradiabetes berada pada peningkatan risiko untuk kanker utama yaitu hati, paru-paru, dan rahim. Diet yang tidak sehat merupakan faktor utama dalam meningkatkan gula darah.

Daniel juga menemukan, orang yang makan karbohidrat sederhana dalam jumlah banyak seperti kentang, roti putih, dan nasi putih, akan lebih mungkin mendapatkan risiko kanker paru-paru daripada mereka yang hanya makan sedikit.

“Ketika Anda makan makanan yang tinggi gula atau karbohidrat dan rendah serat, Anda memiliki lonjakan insulin yang lebih tinggi dan tubuh Anda menyimpan lebih banyak energi sebagai lemak, dan kita tahu bahwa obesitas merupakan penyebab utama kanker, sehingga untuk mengurangi risiko tersebut Anda harus menurunkan berat badan,” kata Daniel.

kalender

Namun peran gula tidak semua buruk. Gula dengan jenis dan jumlah yang tepat dapat membantu menjaga kesehatan. Tidak harus mengonsumsi gula saat lapar. Makanan dengan gula alami seperti buah, susu, dan karbohidrat kompleks seperti biji-bijian dan kacang-kacangan, akan menyediakan kalori, vitamin, mineral, dan nutrisi seperti serat bagi tubuh dan membuat kenyang.

Jadi, jika ingin menurunkan risiko tersebut, konsumsi makanan dengan diet nutrisi yang berkualitas tinggi, menjaga berat badan ideal yang sehat dengan berolahraga, dan menjaga pola makan yang baik.

Para peneliti juga merekomendasikan agar sedini mungkin bisa mengurangi konsumsi gula berlebihan. Terkait hal ini sebaiknya orangtua juga tidak membiasakan anak-anak mengkonsumsi candy dan sejenis dengan kadar gula dan zat pemanis yang tak terkendali. [ ]

 

Red: admin

Editor: iman

Ilsutrasi foto: pixabay

 

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment