Haruskah Menutupi Simbol Agama Lain ketika Salat?

rumah sakit

Pak Aam, suami saya sakit dan dirawat di rumah sakit nonmuslim. Di kamar  perawatan suami tersebut ada gambar salib. Apakah ketika saya salat salibnya harus ditutup?

 

Menurut saya, semua kembali kepada niat kita. Memang ada sejumlah rumah sakit nonmuslim yang di kamarnya terutama kamar VIP terdapat gambar atau patung salib. Lalu, si pasien atau keluarga pasien melaksanakan salat, bagaimana gambar salib atau patung salib itu? Ya tidak perlu diapa-apakan, dibiarkan saja.

alquran muasir

Ada orang yang akan salat di suatu ruangan yang ada salib, salibnya ditutup dengan handuk atau koran. Sebenarnya hal itu tidak perlu dilakukan. Kenapa? Kita harus tahu, walaupun di depan kita ada salib kalau niat kita bukan menyembah salib, tidak menjadi masalah. Misalnya, saya salat di kamar perwatan, di dalamnya ada salib, persis di menghadap salib. Apakah saya beribadah ke salib? Bukan kan? Ya kalau bukan tidak apa-apa.

[irp posts=”3990" name=”Bolehkah Seorang Muslim Masuk Ke Gereja?”]

Kita salat benar-benar harus niat salat karena Allah. Bukan menyembah salib, sekalipun di sana ada gambar salib dan patung salib. Tidak perlu patung salib itu ditutup menggunakan handuk atau koran. Kalau salat, ya salat saja. Kenapa?

kalender

 

HALAMAN SELANJUTNYA…>>

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment