Ritual Hormati Guru dalam Olahraga Beladiri, Apakah Syirik?

hormat karate

Pak Aam, apa hukumnya apabila seseorang mengikuti olahraga bela diri, khususnya bela diri yang datang dari Jepang. Biasanya sebelum latihan ada bentuk ritual orang Jepang seperti sikap menghormat kepada guru atau pelatihnya dengan membungkukkan badan. Bagaimana menurut pandangan Islam?

(Dadang)

alquran muasir

 
Setiap amal itu bergantung pada niatnya. Anda memberikan hormat dengan cara membungkukkan badan, sama sekali tidak bermaksud menyembah sang guru, tidak bermaksud menyembah pelatih atau instruktur.

Gerakan badan seperti menyembah, menunduk, kalau Anda niatkan bukan sebagai ritual bukanlah masalah. Mirip seperti orang olahraga yoga, katanya yoga itu haram karena posisi awalnya itu seperti menyembah.

Sebetulnya, menurut saya bagaimana niatnya. Kalau itu kita anggap hanya bagian dari gerakan biasa, jadi kita hanya sekadar latihan bela diri atau senam yoga niatnya, maka tidak ada masalah. Tapi, kalau ada niat musyrik dalah latihan bela diri tersebut maka itu yang bermasalah.

kalender

[irp posts=”1852" name=”Bentuk-Bentuk Syirik Yang Mungkin Tidak Disadari”]

Di dalam Islam, kita tidak boleh mencampuradukkan masalah ibadah. “Untukmu agamamu, untukku agamaku”. Ada berbagai jenis olahraga dengan gerakan-gerakan tertentu seperti menyembah dan bersujud. Kalau niat kita bukan sembah dan sujud pada makhluk itu, hanya sekadar olahraga, terus apa masalahnya? Kita kembalikan kepada prinsip, …………………

HALAMAN SELANJUTNYA…>>

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment