Merasakan dan Kiat Meraih Hidup Tenang

muslimah

Oleh: Sasa Esa Agustiana *

 

Pepatah menyebutkan bahwa hidup ini seperti gelombang di lautan. Hal ini bisa kita maknai bahwa hidup yang kita jalani ini selalu saja ada masa tidak tenang. Ragam problema salah satu yang menjadi pemicunya. Manusia punya hati di dalam jasadnya, menjadi sensor segala perbuatannya,

alquran muasir

“Sesungguhnya di dalam jasad ini ada segumpal daging, apabila ia (segumpal daging) tersebut baik, baiklah seluruh jasadnya, dan apabila ia (segumpal daging) tersebut rusak (buruk), maka rusaklah (buruklah) seluruh jasadnya. Ketahuilah, segumpal daging tersebut adalah hati” (HR Ahmad)

Termasuk tipu daya setan untuk memalingkan hati manusia dari jalan Allah yang lurus,Allah swt berfirman, “Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu syaithan-syaithan (dari kalangan) manusia dan (dari kalangan) jin, yang mereka satu sama lain saling membisikkan perkataan-perkataan yang indah untuk menipu (manusia)” (QS al-An’aam:112).

Syaithan berusaha menghiasi perbuatan-perbuatan bid’ah, dosa dan sesat tersebut sehingga terlihat indah dan baik di mata manusia, dengan mengesankan bahwa dengan mengerjakan amalan bid’ah tersebut hati menjadi tenang, Allah Ta’ala berfirman, “Apakah orang yang dihiasi perbuatannya yang buruk (oleh syaithan) lalu ia menganggap perbuatannya itu baik, (sama dengan dengan orang yang tidak diperdaya syaithan?), maka sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya” (QS Faathir:8).

kalender

Setiap orang yang beriman kepada Allah Ta’ala wajib meyakini bahwa sumber ketenangan jiwa dan ketentraman hati yang hakiki adalah dengan shalat, berzikir kepada kepada Allah Ta’ala, membaca al-Qur’an, berdoa kepada-Nya dengan menyebut Asmaul Husna nama-nama-Nya yang maha Indah, dan mengamalkan ketaatan kepada-Nya.Allah Ta’ala berfirman, “Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan berzikir (mengingat) Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram” (QS Ar-Ra’du:28).

Artinya: dengan berzikir kepada Allah Ta’ala segala kegalauan dan kegundahan dalam hati mereka akan hilang dan berganti dengan kegembiraan dan kesenangan.Bahkan tidak ada sesuatupun yang lebih besar mendatangkan ketentraman dan kebahagiaan bagi hati manusia melebihi berzikir kepada Allah Ta’ala. Kesibukan yang menenangkan hati  . . . . . . 

 

HALAMAN SELANJUTNYA…>>

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment