Jemaah Haji Diimbau Hindari Unta Selama di Tanah Suci

unta

PERCIKANIMAN.ID – Guna menghindari dan menekan risiko tertular virus MERS CoV ( Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus), pemerintah mengimbau para jemaah haji asal Indonesia untuk meminimalkan kontak dengan hewan yang berpotensi menjadi penular virus, dalam hal ini unta.

Melalui Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, pemerintah mengimbau jemaah haji tidak berdekatan dengan unta selama berada di Arab Saudi.

alquran muasir

“Seluruh jemaah haji kita wanti-wanti agar tidak berdekatan dengan unta,” kata Lukman di Pondok Labu, Jakarta, seperti dikutip TribunNews, Minggu (14/8/2016).

[irp posts=”7597" name=”Suhu Panas Menyengat Bakal Persulit Musim Haji Tahun Ini”]

Seperti diketahui,  unta merupakan salah satu perantara penyebaran virus MERS.  Selain manusia, virus MERS – COV telah ditemukan pada unta di Qatar , Mesir dan Arab Saudi , dan kelelawar di Arab Saudi.

kalender

Lukman pun mengimbau jemaah haji tidak meminum susu unta mentah. Meskipun, ada yang meyakini bahwa meminum susu unta mentah bisa menambah kekuatan. “Itu tidak boleh harus dicegah perantara ketersebaran virus,” kata Lukman.

Lukman juga meminta jemaah haji untuk melihat kebersihan dan higienitas daging unta.  Bila tidak ada jaminan dimasak dengan baik, jemaah haji lebih baik menghindari memakan daging unta.

[i[irp posts=”9686" name=”Pemerintah Turunkan Biaya Naik Haji, Kisarannya Menjadi Rp 31-38 Juta”]p>

Menurut sejumlah literatur,  mereka yang terinfeksi dengan MERS – COV  dapat mengalami penyakit pernapasan akut parah dengan gejala demam , batuk , dan sesak napas . Virus ini juga dapat menyebabkan kematian , meski beberapa orang dilaporkan memiliki penyakit pernapasan ringan.

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment