Minum Air Dingin Bikin Gemuk, Mitos atau Fakta?

283

Oleh: Muhammad Isman*

 

PERCIKANIMAN.ID – – Anda yang melakukan diet untuk menurunkan berat badan, mungkin pernah mendapat saran seperti ini, “Jangan minum air dingin, apalagi minum es. Karena air dingin atau es bisa membuat lemak – lemak tubuh beku sehingga sulit dicairkan nantinya”.

alquran muasir

Sebelum kita memutuskan apakah pendapat tersebut benar atau hanya mitos belaka, mari simak terlebih dahulu beberapa fakta tentang air dan manfaatnya untuk tubuh.

  1. Air sendiri adalah zat cair yang tidak berkalori alias kandungan kalorinya Nol. Sehingga saat dikonsumsi tidak mungkin menambah jumlah kalori dalam tubuh. Kecuali jika air tersebut dicampur dengan zat lainnya seperti sirup, kopi, teh, gula, dan sebagainya.
  1. Air bersifat melarutkan. Bahkan fakta medis mengungkapkan, air membantu melarutkan gumpalan atau kristal – kristal toksin yang mengendap di bagian – bagian tubuh. Seperti endapan kolesterol, batu ginjal, kristal asam urat, hingga bekuan darah yang berpotensi menyebabkan stroke.
  1. Air mengurangi kepekatan. Lemak yang sudah lama tertimbun dalam tubuh bisa jadi sangat pekat, sehingga cukup sulit dihancurkan. Untuk mengurangi kepekatan atau kejenuhan ini, peran air sangat diperlukan.
  1. Es yang disimpan dalam ruangan bersuhu rata – rata 27 derajat celcius akan mencair dengan sendirinya. Begitu pula air dingin yang suhunya akan berubah mengikuti suhu ruangan tersebut. Dalam suhu ruangan saja es dapat mencair, apalagi jika masuk ke tubuh yang bersuhu 36 derajat celcius. Dipastikan es sudah lumer bahkan ketika masih di mulut.

Rasulullah Saw pun mengajarkan kepada kita untuk menyediakan 1/3 bagian perut untuk diisi air  . . . . . . . .

 

HALAMAN SELANJUTNYA…>>

kalender
FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment