Sedikitnya 290.000 Orang Tewas Selama Konflik Suriah

A father runs away with his children during the bomb attack that 25 killed and many houses are damaged after the Syrian aircraft attacked with vacuum bomb to Karam el-Beik district in Aleppo, Syria, on March 18, 2014. (Photo by Ahmed Muhammed Ali/Anadolu Agency/Getty Images)

PERCIKANIMAN.ID – – Konflik yang telah berlangsung lebih dari lima tahun di Suriah telah  merenggut ribuan korban jiwa mulai dari orang sipil hingga militer baik anak-anak muapun orang dewasa.  Menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia seperti yang dilaporkan kantor berita AFP, Senin (8/8/2016) mencatat sedikitnya 290.000 orang telah menjadi korban jiwa.

Dalam rincian laporannya  Observatorium Suriah bahkan mencatat total korban jiwa selama konflik tersebut sebanyak 292.817 orang. Sejak konflik mulai meletus pada Maret 2011 hingga akhir Juli 2016 pihaknya menemukan data korban tewas meliputi 84.472 warga sipil, termasuk 14.711 anak-anak dan 9.520 perempuan. Jumlah korban jiwa tersebut menunjukkan peningkatan 10.000 orang lebih sejak Observatorium menyampaikan perhitungan terakhirnya pada 26 Mei lalu.

alquran muasir

Sementara data Observatorium juga mencatat jumlah korban tewas 50.548 dari pihak perlawanan anti pemerintah Basar Assad atau nonekstremis dan milisi Kurdi serta 49.547 militan ekstremis, termasuk warga non-Suriah, selama perang.

Pendukung prorezim Basar Assad sendiri yang tewas ada 104.656 orang. Diantara mereka ada 57.909 orang dari kalangan tentara dan 1.306 militan dari gerakan Syiah Lebanon Hizbullah, yang bertempur atas nama Damaskus.

Dalam laporan terbarunya tersebut Observatorium juga mendata ada sebanyak 3.594 orang dari korban tewas tersebut tidak diketahui identitasnya. Lembaga tersebut memperkiraan mereka kemungkinan berasal dari beberapa kelompok dari luar Suriah baik pendukung rezim pemerintah maupun yang kontra.

kalender

Jika data-data tersebut ditambah dengan jumlah orang yang hilang selama konflik maka jumlahnya akan lebih banyak lagi. Observatorium memperkirakan bahwa ada ribuan lebih orang yang hilang atau menghilang dari pusat-pusat penahanan yang dijalankan oleh beragam kelompok bersenjata yang hingga saat ini keberadaan mereka tidak diketahui apakah masih hidup atau termasuk korban tewas tanpa identitas tersebut.

Dalam tata kerjanya Observatorium yang berbasis di Inggris itu bergantung pada jaringan sumber di Suriah untuk menghimpun informasi mengenai konflik tersebut berlangsung. Observatorium memperkiraan jumlah korban tewas akan terus bertambah mengingat hingga saat ini konflik di Suriah masih terus berlangsung dan belum ada tanda-tanda kapan akan berakhir. [ ]

 

Red: adminpi

Editor: iman

Foto: abcnews

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment