Mendidik Anak Di Meja Makan, Begini Caranya

232

PERCIKANIMAN.ID – – Dalam ajaran Islam segala aktivitas harus diniatkan untuk ibadah. Hal ini sejalan dengan perintah Allah Swt, “Dan tidaklah Aku menciptakan Jin dan Manusia kecuali hanya untuk beribadah kepada-Ku” (QS. Adz-Dzariyat : 56). Untuk itu kita harus berusaha agar aktivitas harian juga tercatat sebagai ibadah sesuai dengan perintah Allah Swt dan mencontoh Rasulullah Saw termasuk dalam hal makan dan minum. Meski makan dan minum secara kesehatan agar kita mampu bertahan hidup namun tetap harus mencontoh Rasulullah SAW. Ada adab sebelum makan yang dicontohkan beliau dan pasti ada nilai positif yang didapat. Adab tersebut sebagai berikut:

  1. Memilih makanan halal

Makan makanan halal adalah prioritas utama seorang muslim yang tidak bisa ditawar. Allah memerintahkan kita untuk memakan makanan yang halal dan baik  (halalan thayyiban). Mengonsumsi makanan dan minuman halal baik adanya berdasarkan firman Allah Swt,

alquran muasir

dan makanlah makanan yang halal lagi baik (thayib) dari apa yang telah dirizkikan kepadamu dan bertaqwalah kepada Allah dan kamu beriman kepada-Nya”   (QS. Al-Maidah : 88)

Ada banyak lagi ayat Al-Qur’an yang memerintahkan kita untuk senantiasa makan makanan yang halal dan sekaligus baik. Selain halal secara dzatnya makan harus halal pula cara mendapatkannya, misalnya nasi dan telur halal secara dzat namun bisa menjadi haram jika cara memperolehnya dengan mencuri. Perintah makan makanan halal juga dijelaskan oleh Rasulullah Saw,

Tiap tubuh yang tumbuh dari (makanan) yang haram maka api neraka lebih utama membakarnya”. (HR. Ath-Thabrani)

kalender

Dalam kisah yang lain juga diceritakan tentang seorang musafir .Kemudian Rasulullah menyebut seorang yang melakukan perjalanan jauh, rambutnya kusut dan wajahnya kotor penuh debu menadahkan tangannya ke langit seraya berseru: “Ya Robbku, Ya Robbku”, sedangkan makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram dan dia diberi makan dari yang haram pula. Jika begitu bagaimana Allah akan mengabulkan doanya?”. (HR. Muslim)

  1. Niat makan dan minum untuk sehat dan melakukan ibadah

Meniatkan tujuan dalam makan dan minum sebaiknya untuk menguatkan dan menyehatkan badan sehingga karenanya dapat melakukan ibadah. Dengan demikian apapun yang dikonsumsi diberkahi oleh Allah Swt. Dalam bab niat ini bisa disimak penjelasan Rasulullah Saw bahwa dari Umar bin Khathab, bahwasanya Rasulullah Saw bersabda,

Sesungguhnya segala amalan itu tidak lain tergantung pada niat; dan sesungguhnya tiap-tiap orang tidak lain (akan memperoleh balasan dari) apa yang diniatkannya. Barangsiapa hijrahnya menuju (keridhaan) Allah dan rasul-Nya, maka hijrahnya itu ke arah (keridhaan) Allah dan rasul-Nya. Barangsiapa hijrahnya karena (harta atau kemegahan) dunia yang dia harapkan, atau karena seorang wanita yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya itu ke arah yang ditujunya.” ( HR. Bukhari dan Muslim )

Untuk itulah sebelum dan sesudah makan kita dianjurkan untuk berdoa agar mendapat keberkahan dari makanan yang kita makan bukan sekedar mengenyangkan semata. Bolehkah  makan sambil berdiri . . . . . . . . . .

 

HALAMAN SELANJUTNYA…>>

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment