Minimarket Halal di Prancis Diminta Jual Daging Babi dan Alkohol

281

PERCIKANIMAN.ID – -Sikap islamphobia dan perilaku diskriminatif terhadap kaum muslim nampaknya masih berlangsung di Prancis. Seperti yang terjadi belum lama ini dimana sebuah supermarket yang mengkhusukan menjual bahan pangan halal diminta untuk menjual bahan tidak halal. Jika menolak, mereka harus menutup gerainya.

Seperti dilaporkan metro akhir pekan lalu dimana sebuah toko yang khusus menjual dan menyediakan bahan pangan halal dipaksa untuk ditutup. Alasannya mereka tidak mau menjual bahan pangan non halal seperti daging babi dan alkohol.

alquran muasir

Minimarket  yang hanya menjual makanan dan bahan-bahan pangan lainnya yang sesuai syariat Islam merasa keberatan dengan sikap dan kebijakan pemerintah setempat.  Manajer toko, Soulemane Yalcin, berpendapat bahwa mereka memenuhi kebutuhan pelanggan lokal dengan hanya menyediakan makanan halal.

Namun minimarket yang berlokasi di  Colombes Prancis dipaksa pemerintah setempat untuk menjual daging babi dan alkohol. Pemerintah setempat menyebut pihak toko melanggar perjanjian sewa karena ternyata tidak menjual bahan pangan secara umum.

Tindakan pemerintah setempat diambil setelah beberapa masyarakat sekitar menganggap mereka tidak dilayani dengan baik karena tidak ada daging babi atau alkohol.

kalender

Walikota Colombes, Nicole Goueta, secara pribadi telah mengunjungi toko dan meminta pemilik untuk mulai menjual daging non-halal dan alkohol. Dikabarkan saat ini sedang berjalan tindakan hukum untuk mengakhiri sewa toko, yang akan habis pada 2019. Beberapa kalangan menyayangkan sikap Walikota Nicole Goueta yang dinilai tidak demokratis dan tindak menjunjung nilai toleransi seperti yang sering disuarakan pihak barat. Beberapa kalangan juga sikap tersebut dapat memicu hubungan yang kurang harmonis antar masyarakat sendiri yang dinilai sudah mulai kondusif.  [ ]

Editor: admin

 

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment