Bolehkah Wakaf Al-Qur’an Dikeluarkan dari Dana Zakat?

wakaf

Pak Ustadz Aam, apakah  diperbolehkan wakaf Al-Qur’an dikeluarkan dari zakat penghasilan?

 

Tentu saja wakaf itu harus kita keluarkan dari uang kita sendiri. Bukan dari zakat, karena kalau zakat sudah menjadi kewajiban. Wakaf harus kita keluarkan dari uang yang terpisah dari dana zakat. Misalnya, untuk bulan ini saya keluar uang zakat Rp. 100.000.  Itu zakat yang harus saya berikan dan menjadi hak fakir, miskin, ibnu sabil, fisabilillah, dan mustahiq lainnya.

alquran muasir

Dalam Al-Qur’an surat At-Taubah ayat 60 disebutkan bahwa zakat itu jelas peruntukkannya. Zakat, sedekah, infaq, peruntukkannya jelas. Bagi siapa? Sesungguhnya, zakat-zakat itu untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengelola, mu’allaf, untuk memerdekakan hamba sahaya, membebaskan orang yang terlilit hutang yang merupakan utang untuk hidup, bukan untuk yang lainnya. Karena banyak orang yang untuk membiayai anaknya saja sekolah dengan berhutang, lalu untuk dakwah, dan untuk orang yang sedang dalam perjalanan di jalan Allah.

Jadi, orang-orang ibnu sabil itu merupakan orang-orang yang sedang dalam perjalanan di jalan Allah. Adik-adik kita yang sedang kuliah di Bandung, lalu orangtuanya tidak mampu menafkahi maka harus kita bantu dengan zakat karena mereka termasuk kategorinya ibnu sabil. Dengan demikian, melihat Q.S. At-Taubah ayat 60 peruntukkan zakat sangat jelas karena di sana ada ketentuan Allah yang mengaturnya.

[irp posts=”2283" name=”Inilah Alasan Kenapa Amalan Wakaf Sangat Dianjurkan”]

kalender

Sementara wakaf, harta yang kita keluarkan di luar zakat untuk kepentingan agama. Misalnya, kita ada program wakaf Al-Qur’an. Kenapa kita membuat program wakaf Al-Qur’an? Setelah  tim Percikan Iman survei ke beberapa daerah, ternyata banyak mesjid-mesjid yang memiliki Al-Qur’an yang kondisinya sudah jelek.

Dalam hal ini, kita bukan hanya menyebar Al-Qur’an tetapi juga memberikan guru untuk mengajarinya. Seringkali program wakaf itu hanya menyebarkan Al-Qur’an. Berbeda dengan yang kami lakukan, bukan sekadar menyebarkan Al-Qur’an yang kita lakukan tetapi juga menyebarkan guru untuk mengajarkan bagaimana membaca Al-Qur’an.

Selama Al-Qur’an ini dipakai dan dimanfaatkan, amalnya akan mengalir terus. Itulah kelebihan dari wakaf. Di Percikan Iman sendiri terdapat program wakaf Qur’an dan ada juga wakaf Husnul Khotimah.

Apa itu program wakaf Husnul Khotimah? Banyak saudara-saudara kita yang tidak bisa menangani saudaranya yang wafat. Untuk biaya kuburan tak ada, untuk biaya membeli pakaian kafan tidak ada, untuk memandikannya juga susah karena rumahnya di gang, sehingga tidak memiliki ruang untuk memandikan. Untuk itulah, kita adakan program wakaf Husnul Khotimah.

[i[irp posts=”9716" name=”Dapat Wakaf Al-Qur’an Percikan Iman, Semangat Para Penghafal Qur’an Ini Bertambah”]p>

Nah, ini kembali kepada rumus bahwa kita harus mengikat hubungan kita ini dengan takwa, yaitu dengan apa? Kita mengadakan kegiatan-kegiatan yang membawa kita ke surga. Wakaf Al-Qur’an, itu salah satu yang akan membawa kita ke surga. Wakaf Husnul Khotimah untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang terkena musibah, kematian bagi orang kaya mengeluarkan Rp. 2-3 juta untuk membeli kain kafan dan prosesi pemakaman mungkin Rp. 3-4 juta tidak akan menjadi masalah. Tapi, bagi saudara-saudara kita yang diuji dengan kekurangan harta, Rp. 3 juta itu berat sekali.

Nah, hal ini yang harus kita bantu. Kebersamaan dan persahabatan ini harus kita jalin untuk membawa kita ke surga. Jangan sampai persahabatan kita hanya sekadar bersahabat , tetapi bagaimana kita saling tolong-menolong untuk mewujudkan dunia akhirat yang lebih baik. Waallahu alam.

 

* Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email aam@percikaniman.org atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment