Benarkah Jilbab Cepol dan Punuk Unta Haram?

jilbabunta

Pak Aam apa yang dimaksud dengan punuk unta? Ada yang bilang cepol, dan menggunakan jilbab cepol bagi perempuan itu haram karena menyerupai punuk unta. Apakah seperti itu maksudnya?

 

Yang dimaksud dengan punuk unta adalah punuk  (tengkuk) perempuan yang merupakan salah satu aurat yang wajib ditutupi. Ketika perempuan mengikat rambutnya dan terlihat punuknya, maka itu aurat. Oleh karena itu, kerudung harus menutupi sampai ke punuknya.

alquran muasir

Kalau Anda berkerudung, supaya kerudung itu ‘diam’ lalu Anda menggunakan cepol. Fungsi cepol itu kan supaya kerudungnya ‘diam’ mudah diatur, dan tentu saja itu tidak ada masalah, walaupun bentuknya seperti punuk unta.

Sekarang, kalau perempuan yang berambut panjang, lalu ia menggelung rambutnya. Kalau ia berkerudung pasti akan ada sesuatu seperti benjolan juga. Apakah itu haram?

 

HALAMAN SELANJUTNYA…>>

kalender
FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

4 Komentar Artikel “Benarkah Jilbab Cepol dan Punuk Unta Haram?

  1. Abdurrahman

    Mau tanya juga donk ustadz… Bagaimana pendapat ustadz mengenai hukum isbal dan musik.. Jazaakallah mohon tanggapan nya..

  2. Darmawan

    Maaf pak Aam, bukankah ketika menafsirkan hadits hendaknya kita memahaminya dengan pemahaman para Ulama .. bukan hanya sekedar dipahami dengan pamahaman sendiri tanpa melihat pendapat ulama, apalagi tanpa melihat konteks haditsnya secara lengkap.

  3. Babay

    Maaf pa Aam.. saran anda untuk punuk unta ini… “lebih baik”.. ada cepol yg naik seperti punuk unta.. ataw cepol biasa tidak terlalu naik dan bahkan turun. Maaf tolong dijawab karena menyangkut sesuatu yg abu-abu seperti ini.. kalau hanya seperti di atas terkesan “nggantung” masalahnya… yg sy tau Islam itu begitu adanya.. ga digantung-gantung.. syukron.. wassalam

    1. Babay

      Tambahan… sebagai perbandingan.. insyaAllah pa Aam pasti lebih dalam masalah ini.. ini hanya kebingungan saya pribadi.. sya nukil dari sedikit bacaan..

      Apakah perbuatan yang dilakukan sebagian wanita berupa mengumpulkan rambut menjadi berbentuk bulat (menggelung/menyanggul) di belakang kepala, masuk ke dalam ancaman dalam hadits :
      نساء كاسيات عاريات … رؤوسهن كأسنمة البخت المائلة لا يدخلن الجنة …“…Wanita-wanita yang berpakaian tapi telanjang… kepala-kepala mereka seperti punuk unta, mereka tidak akan masuk surga…“ ?
      Jawaban :
      Adapun jika seorang wanita menggelung rambutnya karena ada kesibukan kemudian mengembalikannya setelah selesai, maka ini tidak mengapa, karena ia tidak melakukannya dengan niat berhias, akan tetapi karena adanya hajat/keperluan.
      Adapun mengangkat dan menggelung rambut untuk tujuan berhias, jika dilakukan ke bagian atas kepala maka ini masuk ke dalam larangan, berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahu ’Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam :
      رؤوسهن كأسنمة البخت …“…kepala-kepala mereka seperti punuk unta…”, dan punuk itu adanya di atas…”
      Sumber : “Liqo’ Bab al-Maftuh” kaset no. 161.

Leave a Comment