Karakteristik Kaum Terlaknat (Tafsir Surat Al-Baqarah [2] 87-90) Bag 1

israel

Oleh :  Dr. H. Aam Amiruddin

“Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan Al-Kitab (Taurat) kepada Musa, dan Kami telah menyusulinya (berturut-turut) sesudah itu dengan rasul-rasul, dan telah Kami berikan bukti-bukti kebenaran (mukjizat) kepada Isa putra Maryam dan Kami memperkuatnya dengan Ruhul Qudus. Apakah setiap datang kepadamu seorang rasul membawa sesuatu (pelajaran) yang tidak sesuai dengan keinginanmu lalu kamu menyombong; Maka beberapa orang (di antara mereka) kamu dustakan dan beberapa orang (yang lain) kamu bunuh?” (Q.S. Al-Baqarah [2]: 87)

alquran muasir

Redaksi ayat kali ini masih berbicara seputar nikmat Allah yang diberikan kepada Bani Israil sekaligus menjelaskan sikap buruk mereka terhadap nikmat tersebut. Hal ini semata sebagai motivasi untuk kita agar senantiasa memahami arti dari sebuah nikmat disertai rasa syukur dan berusaha untuk senantiasa memperbaiki kekurangan-kekurangan diri dan mengikutinya dengan taubatan nasuha.

Dalam ayat ini, Allah mengungkap kembali deretan nikmat yang dilimpahkan kepada Bani Israil. Nikmat tersebut tiada lain adalah sambung menyambungnya kedatangan utusan Allah kepada mereka. Setelah Allah mengutus Nabi Musa a.s. dengan Al-Kitab (Taurat), Allah mengutus nabi-nabi lainnya, salah satunya Nabi Isa a.s.

Sejumlah riwayat mengemuka­kan nabi lain yang mengiringi kedatangan Nabi Musa a.s. antara lain Daud a.s., Sulaiman a.s., Daniel a.s., Yasy’iya a.s., Armiya a.s., Hazqil a.s., Zakariya a.s., dan putranya Yahya a.s., serta sejumlah nabi lainnya. Mereka semua adalah nabi dan rasul­ yang diturunkan kepada Bani Israil dan berasal dari kalangan Bani Israil sendiri. Jelasnya, kayalah mereka dengan kedatangan nabi dan rasul.

kalender

Selain itu, Allah pun menyerta­kan bukti-bukti kebenaran para nabi dan rasul tersebut dengan sangat nyata dan lebih dari cukup. Selain kitab suci, Allah sertakan mukjizat yang besar baik kepada Nabi Musa a.s. maupun Nabi Isa a.s. yang secara khusus disebutkan dalam ayat ini, yaitu mendapat dukungan kekuatan dari Ruhul-Qudus. Ruhul Qudus menurut sebagian besar ahli tafsir adalah Malaikat Jibril meski ada pula yang berpendapat bahwa Ruhul Qudus adalah roh Isa yang disucikan oleh Allah Swt.

[irp posts=”9549" name=”Membedah Kecerdasan Kaum Yahudi”]

Namun, semua bukti yang Allah sodorkan kepada Bani Israil hanya membuat keburukan mereka kian bertambah. Semua itu semata dilatarbelakangi kecintaan pada dunia dan ketaatan pada hawa nafsu sehingga mereka enggan mengikuti dan memercayai nabi-nabi tersebut.

Bahkan, sebagian dari nabi-nabi itu ada yang dibunuh karena tidak bersedia menuruti selera mereka yang kerap melanggar syariat. Allah kemudian menyindir mereka dengan bertanya, “Apakah setiap datang kepadamu seorang rasul membawa sesuatu (pelajaran) yang tidak sesuai dengan keinginanmu lalu kamu menyombong; Maka beberapa orang (di antara mereka) kamu dustakan dan beberapa orang (yang lain) kamu bunuh?”

Dalam ayat lain, Allah mempertegas pertanyaan ini.

“Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al-Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik.” (Q.S. Al-Hadid [5[57]16)

Bersambung…

BACA JUGA :  Karakteristik Kaum Terlaknat (Tafsir Surat Al-Baqarah [2[2]7-90) Bag 2

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment