Seperti Unta Masuk Lubang Jarum, Ini Nasib Mereka Kelak

unta

Oleh: Ir.H. Bambang Panggrono, MBA*

“Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan dan sombong kepada ayat-ayat Kami, tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit, Dan mereka tidak akan masuk surga, sampai unta bisa masuk ke lubang jarum. Dan begitulah balasan untuk orang yang terkutuk.” (Q.S. Al A’raaf [7]: 40)

alquran muasir

PERCIKANIMAN.ID – -Kitab tafsir menjelaskan bahwa ayat di atas mengandung ajaran keimanan dan akhlak. Orang kafir dan sombong tidak mungkin masuk surga, sebagaimana mustahilnya unta masuk lubang jarum. Tetapi benarkah itu mustahil?

Karl Schwarschild, pakar astrofisika menyatakan bahwa black hole—lubang hitam—merupakan suatu objek aneh di ruang angkasa yang dibungkus oleh sesuatu yang disebut event-horizon. Apa pun yang masuk melintasi batas itu akan meluncur ke dalam, tidak akan bisa kembali. Menurut Timothy Ferrys, semakin mendekati dasar lubang, gravitasi akan semakin kuat menyedot, dahsyatnya bisa diumpamakan apabila kaki yang masuk duluan, kepala ketinggian. Maka, seekor unta yang masuk ke sana akan terulur menjadi sebesar benang sehingga bisa masuk ke lubang jarum. Penggambaran yang dikemukakan Timothy persis seperti dalam Surat Al-A’raaf di atas. Allahu Akbar.

Walhasil, unta tidak mustahil masuk lubang jarum. Dalam kitab Tafsir At-Thabary disebutkan bahwa Ibnu Abbas membaca  al-jamalu  yang berarti unta, dengan al-jummalu yang berarti tali tambang pengikat kapal. Nah, tambang lebih tipis dari ukuran unta, lebih tidak mustahil masuk lubang jarum di black hole. Para ahli menyebut black hole sebagai gerbang, tempat masuk. Persis istilah Al-Quran dalam ayat di atas, “abwabus sama’i,” pintu gerbang langit. Di dasar lubang hitam, ruang dan waktu berhenti menjadi singularitas, persis sebagaimana pernyataan Surat Yaasin (36) ayat 64 yang menyatakan, “Bila Kami kehendaki tentu akan Kami jadikan mereka tetap terpaku di tempatnya, tidak bisa maju tidak bisa mundur.

kalender

Black hole adalah bintang yang setelah proses thermonuklirnya padam, runtuh ke dalam karena kekuatan gravitasinya sehingga cahaya pun tersedot tidak bisa memancar keluar. Akibatnya, menjadi gelap dan hitam. Menurut Martin Rees, dalam Our Cosmic Habitat, ruang angkasa “dilubangi” oleh terbentuknya black hole. Istilah ini persis dengan isyarat Al-Quran dalam Surat At-Thaariq (86) ayat 1-3,

Demi langit dan yang datang pada malam hari, tahukah kamu apakah yang datang pada malam hari itu? (yaitu) bintang yang cahayanya melubangi.”

Makna unta masuk lubang jarum adalah  . . . . . .

 

HALAMAN SELANJUTNYA…>>

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment