Memahami Bedah Caesar Antara Penyebab dan Langkah Penyembuhannya

Hamil 1

Oleh: dr. H. Hanny Ronosulistyo, Sp.OG(K)., M.M.*

 

Caesarian Section adalah metode melakukan operasi atau section yang dikenalkan oleh Caesar (nama orang –ed), yaitu pembedahan rahim untuk mengeluarkan janin. Banyak hal yang dapat menyebabkan mengapa seseorang harus menjalani persalinan dengan cara bedah caesar. Antara lain:

alquran muasir
  1. Bayi tidak bisa keluar dengan normal karena berbagai faktor, yaitu posisi janin tidak benar seperti lintang atau sungsang, janin terlalu besar, terdapat tumor yang menghalangi vagina, tulang panggul terlalu sempit, atau ari-ari menutupi jalan lahir (Placenta Previa).
  2. Keadaan-keadaan darurat yang mengharuskan janin cepat keluar sperti distres janin, pertumbuhan janin yang sangat terganggu, atau placenta lepas di dalam (solutio placenta).
  3. Hal-hal lain yang menyebabkan persalinan lewat vagina (per vaginam) tidak bisa dilakukan seperti varises yang besar sehingga dikhawatirkan pecah saat persalinan, infeksi Herpes Genitalis Tipe 2 (IgM positif saat persalinan).
  4. Semua keadaan normal, tapi proses persalinan berjalan terlalu lambat (pembukaan tidak bisa lengkap yang disebabkan oleh faktor kelelahan ibu atau faktor-faktor lain yang belum diketahui/et causa ignota).

Sebenarnya, bedah caesar dalam ilmu obstetri adalah suatu tindakan yang paling rendah derajat kesukarannya. Artinya bahwa dalam keadaan normal bedah caesar bertentangan dengan prinsip kebidanan, yaitu Primum Non Nocere (prinsip utama tidak menimbulkan kerusakan yang besar pada ibu dan anak). Bedah caesar tentunya baik untuk janin karena janin sangat mudah dikeluarkan (5-10 menit sejak proses pembedahan),  tapi kerusakan/risiko pada ibu dinilai terlalu besar, baik risiko dalam hal medis maupun risiko ekonomis. Jadi, berdasarkan kaidah obstetri, sebenarnya semakin sering seorang dokter obstetricus/ahli kebidanan melakukan pembedahan caesar, ia akan dinilai sebagai obstetricus yang paling rendah keterampilannya. Sebaliknya, ahli kebidanan yang paling sedikit melakukan pembedahan caesar dengan hasil ibu dan anak selamat, dinilai sebagai obstetricus yang paling tinggi keterampilannya. Namun, terkadang pasien memandang sebaliknya, menganggap bahwa bedah caesar merupakan sesuatu yang canggih yang membutuhkan keterampilan tinggi.

Proses bedah caesar sendiri kurang lebih seperti ini . . . . . .

 

HALAMAN SELANJUTNYA…>>

kalender
FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment