Efek Terapi Mendengarkan Al-Qur’an, Nonmuslim pun Rasakan Mukjizatnya

Selain sebagai petunjuk bagi manusia (hudan linnas) khususnya bagi orang-orang yang beriman (hudalil muttaqin) salah satu fungsi diturunkannya Al-Qur’an adalah sebagai penyembuh (ketenangan) bagi manusia. Sebagaimana yang telah di firmankan Allah Swt,

Dan Kami turunkan dari Al-Qur`an suatu yang menjadi penyembuh dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al-Qur`an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang dzalim selain kerugian.” (QS. Al-Isra`: 82)

Hal ini juga dibuktikan secara ilmiah oleh para ilmuwan dalam sebuah penelitian yang mengaitkan hubungan suara Al-Qur’an dalam sebuah terapi. Seperti yang dilaporkan The Islamic Organisation for Medical Sciences di Kuwait mengumumkan hasil penelitian sains yang membuktikan bahwa orang non-Muslim yang tidak mengerti Bahasa Arab memiliki efek terapi dan menenangkan setelah mendengarkan bacaan Al-Qur’an.

Dalam laporannya yang dipublikasikan EveryMuslim, Selasa (2/8/2016), Assistant Secretary General Dr Ahmed Rajai Al-Jindi penelitian dilakukan yang dilakukan oleh peneliti sains medis Dr Ahmed Al-Qadhi, yang mempresentasikan hasil utama dari studi untuk sebuah konferensi khusus yang diselenggarakan oleh masyarakat Islam di Amerika Utara.

Dalam presentasinya Dr Al-Jindi mengatakan percobaan yang dilakukan oleh Dr Al-Qadhi membuktikan bahwa perubahan fisiologis terjadi pada sistem saraf otak dari sampel pasien yang mendengarkan pembacaan Al-Qur’an ketika sedang dipantau oleh sistem yang sangat canggih di klinik yang terletak di Panama City di negara bagian AS dari Florida. Dia menunjukkan bahwa pihak peneliti melakukan 120 eksperimen pada lima relawan dari dua jenis kelamin, kelompok usia yang berbeda, yang non-Muslim dan tidak mengerti Bahasa Arab sama sekali.

Percobaan yang dilakukan melibatkan pembacaan ayat-ayat Al-Qur’an bersama dengan teks Arab biasa. Dalam penelitian tersebut para subjek percobaan tidak bisa membedakan antara bacaan Al-Quran dan teks Arab. Dokter medis Islam mengatakan percobaan yang dilakukan oleh Dr Al-Qadhi membuktikan bahwa ada 97 persen efek positif pada subjek percobaan yang mendengarkan bacaan dari Al-Quran dibandingkan dengan yang hanya mendengarkan teks Arab.

Dengan demikian secara ilmiah telah membuktikan bahwa bacaan terindah sekaligus memberi efek batin yang sangat mendalam adalah bacaan atau suara Al-Qur’an yang dilantunkan. Hal ini tak tertandingi oleh suara atau alat musik apap pun yang diperdengarkan manusia.  [ ]

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

 

(Visited 162 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment