Bagaimana Pandangan Islam Mengenai Bekam dan Ruqyah?

bekam,

Ustadz, bagaimana pandangan Islam mengenai pengobatan bekam dan ruqyah?

 

Di zaman Rasulullah Saw., berobat itu adalah dengan cara yang ma’kul, yang dapat diterima oleh akal pikiran, logis, dan bisa diterima secara ilmiah.

alquran muasir

Karena, ketika Rasul terluka di perang uhud, beliau tidak mengucapkan, “Bismillahirrahmanirrahim” lalu lukanya langsung sembuh. Padahal sebenarnya beliau melakukan itu.

Jadi, hal ini menjadi teladan bagi kita bahwa berobat itu harus memakai proses yang diakui secara logis dan dapat dipertanggungjawabkan berdasarkan penelitian.

Walaupun memang tidak ada jaminan sembuh, baik yang diruqyah dan dibekam, maupun yang berobat ke rumah sakit. Sumber hukum kita itu adalah ayat kauliyah dan ayat kauniyah.

kalender

Kalau yang berkaitan dengan ayat kauniyah (baca: pengobatan), maka kita harus bertafakur, menggunakan akal pikiran.

Jadi, ruqyah seperti apa yang diperbolehkan? Sedangkan Rasulullah saja tidak pernah mencontohkan.

 

HALAMAN SELANJUTNYA…>>

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah