PBNU Haramkan Pokemon Go dan Investasi CSI

wpid-wp-1469341743259

Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) mengharamkan permainan Pokemon Go dan investasi yang tidak berdasarkan syariat Islam seperti yang dijalankan Cakrabuana Sukses Indonesia (CSI) dan sejenisnya. Fatwa haram kedua jenis fenomena yang saat ini sedang hangat di masyarakat tersebut diputuskan dalam Rapat Pleno PBNU di Pesantren KHAS, Kempek, Kab.Cirebon, yang berakhir Senin (25/7/2016).

Menurut Sekjen PBNU Helmi Faisal Zaini mengungkapkan, permainan Pokemon Go bisa menjadi haram jika sudah membahayakan dan mengabaikan hal-hal yang prinsip. Ia menambahkan, ulama NU menetapkan dua hukum untuk permainan tersebut.

alquran muasir

“Hukumnya permainan Pokemon Go itu makruh. Namun bisa menjadi haram jika sudah membahayakan dan mengabaikan hal-hal yang prinsip,”jelas Helmi seperti dikutip dari Pikiran Rakyat, Selasa (26/7/2016)

Ulama NU, menurut Helmi, menyamakan permainan Pokemon Go dengan catur yang sudah dibahas pada muktamar sebelumnya. Helmi sendiri mengakui pasti akan ada banyak pertanyaan, mengapa rapat pleno NU sampai membahas permainan Pokemon Go.

“Karena ini adalah fenomena yang sudah menjamur di masyarakat,”imbuh Helmi.

kalender

Apalagi, menurut Helmi, hingga saat ini sudah banyak laporan adanya korban jiwa serta berbagai kejadian lainnya sebagai dampak buruk dari permainan tersebut. “Karena itu kami pun harus menyatakan sikap,”tambahnya.

Sementara itu menyangkut investasi, kalau sifatnya mudhorobah, musyarokah atau murobahah, hal ini sudah diatur dalam Islam.

“Tapi di luar itu, hukumnya haram untuk berinvestasi karena termasuk dalam riba,”ujar KH.Said Aqiel Sirad usai penutupan.

Seperti diberitakan investasi yang dikelola Cakrabuana Sukses Indonesia (CSI) yang berkantor pusat di Cirebon , mengumpulkan uang dari masyarakat dan langsung menentukan besaran uang yang akan diterima penanam modal (investor) setiap bulannya. Jika ada yang berinvestasi Rp 100 juta maka setia bulannya investor akan mendapatkan uang sebesar Rp 5 juta. Sementara total uang yang sudah diinvestasikan tersebut tidak bisa diambil selama kurun waktu tertentu sesuai dengan perjanjian awal.

Model investasi ini menurut KH.Said tidak ada dalam Islam.” Karena sejak awal sudah menyebutkan angka keuntungan yang akan didapatkan,”katanya.

Jenis investasi seperti itu, menurut KH.Said, berpotensi terjadinya manipulasi sehingga investasi semacam ini diharamkan. KH.Said juga mengungkapkan, hukum tersebut juga berlaku untuk semua lembaga investasi yang tidak berlandaskan hukum Islam, bukan hanya CSI. [ ]

Red: admin

Editor: iman

Foto: kabar cirebon

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment