Pascabanjir, Al-Qur’an di Beberapa Masjid di Bandung Selatan Rusak

banjir, alquran

Banjir yang melanda wilayah Bandung Selatan Ahad (13/3/2016)  lalu akibat meluapnya Sungai Citarum disebut-sebut sebagai banjir terparah di daerah tersebut dalam 10 tahun terakhir.

Menurut data yang dihimpun Tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Bandung sedikitnya 35.000 rumah di Kecamatan Dayeuhkolot, Baleendah, dan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, terendam banjir. Ketinggian air bervariasi antara 30 centimeter hingga 3,3 meter.

alquran muasir

Akibat banjir tersebut, selain merusak sejumlah rumah dan perabot rumah tangga juga fasilitas umum termasuk sejumlah masjid berikut isinya. Salah satunya dialami oleh masjid Al Hidayah yang berada di Kampung Cilisung, Desa/Kecamatan Dayeukolot.

Akibat banjir selama beberapa hari selain dipenuhi lumpur masjid ini juga harus kehilangan sejumlah inventaris masjid seperti karpet, sajah, mukena dan juga Al-Qur’an. Selain terbawa hanyut beberapa barang inventaris masjid seperti Al-Qur’an mengalami kerusakan.

banjir, alquran
Masjid Jami Miftahusyaadah di RW 4 Desa Dayeuhkolot Kecamatan Dayeuhkolot.

“Karena kejadiannya malam hari sehingga kita tidak sempat menyelamatkan atau mengamankan barang-barang tersebut,”kenang kang Yudi Wahyudin selaku pengurus masjid (DKM) Al Hidayah

kalender

Banjir tersebut juga menyebabkan masjid-masjid tersebut tidak bisa dipakai sarana ibadah seperti shalat dan pengajian selama beberapa hari.

“Al-Qur’an kita banyak yang rusak baik yang robek maupun tidak utuh halamannya,”imbuh Yudi.

 

banjir, alquran
Akibat genangan air, mushaf Al Quran rusak dan tidak dapat dipakai lagi. Banjir yang menggenang wilayah Dayeuhkolot menyebabkan beberapa fasilitas masjid rusak termasuk mushaf Al Qur’an.

Menurut Yudi, kegiatan pengajian khususnya anak-anak (TPQ) juga terpaksa dihentikan karena ruang kelas yang tidak nyaman dan beberapa buku serta sarana belajar yang juga mengalami kerusakan.

Kondisi yang sama juga dialami Masjid Jami Al Ikhlash dan Masjid Miftahusya’adah yang berada di Desa Dayeukolot. Banjir yang datang tiba-tiba pada malam hari tersebut juga menyebabkan aktivitas kemasjidan lumpuh total.

“Selama beberapa hari bahkan ada masjid selama 3 bulan tidak dipakai untuk shalat dan pengajian. Sama selain terendam banjir dan lumpur sarana masjid seperti Al-Qur’an juga mengalami kerusakan,” kenang kang Gani selaku pengurus Masjid Miftahusya’adah.

banjir, alquran
Masjid Jami Al-Ikhlas yang terletak di RW 014 Desa Dayeuhkolot Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung sering terendam banjir.

Namun aktivitas tersebut kembali berjalan setelah masjid tersebut dibersihkan dan adanya bantuan dari beberapa pihak untuk pengadaan sarana dan prasarana masjid.

Salah satu di antaranya adalah bantuan  berupa wakaf Al-Qur’an dari Yayasan Percikan Iman akhir pekan lalu.  (Baca Juga : Ustadz Aam Bersama Yayasan Anni’mah Serahkan Wakaf Al-Qur’an).  Wakaf Al-Qur’an tersebut secara simbolis diserahkan langsung oleh Ustadz Aam Amiruddin mewakili para muwakif.

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur dan berterima kasih dapat wakaf Al-Qur’an ini. Dengan adanya wakaf Al-Qur’an ini setidaknya kami menjadi bersemangat lagi khususnya dalam kegiatan pengajian di masjid,”imbuh Gani.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh kang Yudi yang menurutnya Al-Qur’an seperti Almuasir dengan terjemahan yang mudah dipahami ini sangat cocok bagi masyarakat awam khususnya yang baru belajar. Ia menambahkan dengan adanya bantuan wakaf Al-Qur’an tersebut dapat membantu kelancaran jamaahnya dalam mengikuti pengajian yang rutin diselenggarakan di masjid.

“Alhamdulillah Al-Qur’an ini sangat berguna dan cocok bagi kami dalam belajar dan mengajarkan Al-Qur’an. Kami mewakili jamaah dan warga mengucapkan terima kasih kepada para muwakif, semoga Allah Swt membalas yang lebih baik lagi,”pungkasnya sambil berdoa. [ ]

Rep: iman

Editor: candra

Foto-foto: Koleksi Pribadi

[irp posts=”2474" name=”Ini Keutamaan Berwakaf Al-Quran”]

 

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment