MUI Pusat: Penerbitan Fatwa Tentang Pokemon GO Belum Penting

pokemon go

Di saat banyak ulama di beberapa negara mengeluarkan larangan terhadap permainan Pokemon Go,  Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat memandang penerbitan atau pengeluaran fatwa dan larangan bermain aplikasi game ini belum perlu.

Melalui Ketua Komisi Dakwah Majelis  KH Cholil Nafis, MUI menyatakan permainan Pokemon Go yang saat ini menjadi pembicaraan publik masih belum dianggap penting untuk diberikan fatwanya oleh MUI.

alquran muasir

“Belum menganggap penting memberi fatwa itu,” kata Cholil seperti dilansir Republika, Senin (25/7). Fatwa diberikan pada hal-hal yang sangat penting bersentuhan di masyarakat.

Menurut dia, MUI sendiri belum menerima permintaan khusus dari masyarakat terkait permainan Pokemon Go tersebut. Selain KH. Cholil Nafis, Ketua Komisi Bidang Fatwa MUI pusat Prof Dr KH Hasanuddin AF juga mengungkapkan hal yang sama.

Menurutnya, sampai saat ini belum ada publik dan umat Islam yang meminta fatwa terkait Pokemon Go ini. Kalau memang persoalan ini dianggap sangat penting bisa dituangkan dalam bentuk fatwa, atau kalau tidak terlalu penting bisa sebatas jawaban.

kalender

Terkait adanya beberapa ulama yang telah mengeluarkan fatwa larangan permainan Pokemon Go ini, menurutnya hal itu tidak bisa dilarang.

“saya kira kalau terkait adanya fatwa dari berbagai ulama, MUI pusat tidak bisa melarang. Tapi alangkah baiknya menunggu secara resmi dari lembaga seperti MUI pusat,” ujarnya.

Menurutnya kalau publik merasakan perlu adanya fatwa khusus Pokemon Go ini, maka MUI pusat akan segera merespons. Akan tetapi ia memastikan hingga saat ini masih belum menjadi agenda jadwal di Komisi Fatwa untuk membahas terkait fatwa Pokemon tersebut.

Sumber : Republika

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment