Mengapa “Asyhadu allaa ilaaha illallah” Selalu Diikuti “Wa Asyhadu anna Muhammadarrasulullah?

0
222
syahadat

Pak Ustadz, mengapa syahadat “Asyhadu allaa ilaaha illallah” selalu diikuti dengan “Wa Asyhadu anna Muhammadarrasulullah”?

 

iklan

Ada beberapa alasan mengapa syahadat “Laa ilaaha illallah” selalu disertai dengan syahadat “ Muhammad Rasulullah” (Asyhadu allaa Ilaaha Illallah wa asyhadu anna muhammadarrasulullah).

1. Nabi Muhammad Saw. adalah hamba Allah yang diberi otoritas untuk menyampaikan Risalah-Nya kepada umat manusia (Lihat Q.S. Al-Mā’idah [5]: 67; Q.S. An-Naĥl [16]: 44, 64).

2. Suatu amal/perbuatan tidak akan diterima Allah Swt. kalau tidak didasari keikhlasan dan tidak mengikuti contoh (sunah) Rasulullah Saw. (Q.S. Al-Aĥzāb [33]: 21; Al-Mumtaĥanah [60]:

3. Nabi Muhammad Saw. memiliki sifat-sifat yang memungkinkannya untuk mengemban tugas kerasulan dan menjadi uswah (teladan). Di antaranya Al ‘Ismah (terjaga dari dosa) (Q.S. Al-Mā’idah [5]: 67), Ash-shidqu (jujur), Al Fathanah (cerdas), Al Amanah (mampu menjaga amanah), At-Tabligh (mampu menyampaikan pesan secara baik), Al Iltizaamul Kaamil (konsekuen/siap menerima risiko), dan Al Asyariyyatul Kaamilah (memiliki sifat-sifat kemanusiaan yang mulia).

Seorang muslim yang telah bersyahadat (Asyahadu allaa Ilaaha Illallaah wa Asyhadu anna muhammadarr asulullah), berarti ia telah berikrar  bahwa :

 

HALAMAN SELANJUTNYA…>>