Ikatan Janji Ruhiyah (Tafsir Surat Al-Baqarah [2]: 83-84) Bag 1

masjid

Oleh :Dr. H. Aam Amiruddin, M.Si

Dan ingatlah, ketika Kami mengambil janji dari Bani Israil, ‘Janganlah kamu menyembah selain Allah dan berbuatbaiklah kepada kedua orang tua, kerabat, anak-anak yatim, dan orang-orang miskin. Bertuturkatalah yang baik kepada manusia, laksanakanlah salat, dan tunaikanlah zakat.” Namun, kamu berpaling, kecuali sebagian kecil dari kamu, dan kamu membangkang.”  (Q.S. Al-Baqarah [2]: 83)

***

Ayat ke-83 surat Al-Baqarah di atas mengungkap ikatan perjanjian secara tidak langsung antara Bani Israil dan Allah Swt. Disebut ikatan janji tidak langsung karena perjanjian tersebut berupa kesediaan yang tidak disampaikan secara lisan antara kedua belah pihak yang berhadap-hadapan. Perjanjian tersebut diawali dengan pernyataan kesiapan untuk senantiasa mengikuti dan mentaati ajaran yang dibawa para Rasul.

Secara redaksional, ayat ini menjelaskan jejak riwayat Bani Israil. Namun, secara substansial, khitab ayat ini ditujukan kepada kita, umat Nabi Muhammad Saw. Sangat perlu bagi umat Islam untuk senantiasa mengingat-ingat janji kita kepada Allah melalui keimanan yang terucap dalam lisan mengenai kebenaran Allah beserta rasul-Nya. Pernyatan tersebut, sadar atau tidak, telah mengikat kita dalam sebuah perjanjian dengan Allah. Ikatan janji ruhiah ini sudah dibuat antara Allah dengan hamba-Nya sejak pertama kali diciptakan. Allah Swt. berfirman,

“Dan ingatlah ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman), ‘Bukankah aku ini Tuhanmu?’ Mereka menjawab, ‘Betul (Engkau Tuhan kami), Kami menjadi saksi.’ (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan, ‘Sesungguhnya Kami (Bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan).’” (Q.S. Al-Araf [7]: 172)

Berikut ini adalah poin-poin perjanjian antara kita dengan Allah yang dimuat surat Al-Baqarah ayat 83:

 

HALAMAN SELANJUTNYA…>>

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Komentar Artikel “Ikatan Janji Ruhiyah (Tafsir Surat Al-Baqarah [2]: 83-84) Bag 1

  1. PIO

    Bismillahirohmanirohim
    QS Al-Araf (7) :172 adalah kejadian dihari kiamat. Kelak(di hari kiamat) kita diingatkan perjanjian yang mana justru perjanjian kita sesuai surat Al Baqarah ayat 83 dan Al-Israa [17]: 23-24 yaitu untuk menyembah Allah dan diperintahkan berbuat baik terhadap orang tua. Ketika semua dikumpulkan (padang mahsyar) dan Allah datang serta para malaikat berbaris (ber shaf shaf)… ” Alastu birabbikum ? lalu semua menjawab bala (benar)”, ya karena kalian telah diingatkan kejadian kalian sebelumnya (termasuk dialam ruh, termasuk perjanjian) kalian tdk akan bisa berkelit dgn jawaban ” sesungguhnya kami lengah akan hal(perjanjian dialam ruh) ini. Sungguh Allah yang telah mengingatkanku(kehidupan dialam ruh) saat ini(dunia) Alhamdulillah.

Leave a Comment