Tips Agar Anak Bahagia di Hari Pertamanya Masuk Sekolah

251

 

Hari pertama masuk sekolah, terutama transisi dari anak duduk di bangku Taman Kanak-kanak (TK) ke Sekolah Dasar (SD) bisa jadi hal yang susah-susah gampang bagi anak. Tapi, sejatinya persiapan agar anak bisa nyaman di awal-awal sekolahnya bisa dilakukan saat masa liburan mereka.

Nah, salah satu persiapan yang bisa dilakukan orang tua di antaranya mengenalkan anak dengan lingkungan fisik sekolahnya nanti, demikian disampaikan psikolog anak dan remaja dari RaQQi – Human Development & Learning Centre, Ratih Zulhaqqi. Sehingga, anak punya kesempatan untuk mengenal lingkungan barunya.

alquran muasir

“Sambil jelaskan ke anak ini calon sekolah kamu, ini ada lapangannya ada kolam renangnya misal. Kenalkan fasilitasnya. Terus ‘latihan’ juga perjalanan dari rumah ke sekolahnya. Sekali dua kali melakukan itu cukup kok,” kata Ratih seperti dilaporkan detikHealth

Kemudian, jangan lupa mengatur ritme biologis anak, termasuk jam tidur. Sebab, dikatakan Ratih, ketika anak sudah sekolah, maka ada aktivitas reguler yang akan dia lakukan. Sebut saja setelah bangun tidur maka langsung mandi lalu sarapan, tidak nonton TV seperti yang kerap dilakukan ketika anak belum sekolah.

Walaupun saat itu memang anak tidak benar-benar pergi sekolah, tapi pembiasaan aktivitas yang sama akan memudahkan. Pasalnya, nanti saat anak sudah benar-benar masuk sekolah, ia akan terbiasa dan jam biologisnya bisa terbentuk dengan baik.

kalender

“Kemudian, libatkan anak saat membeli peralatan sekolah misalnya alat tulis atau buku. Dengan begitu, anak bisa tahu bahwa barang itu miliknya sehingga dia bertanggung jawab pada alat sekolah yang ia gunakan,” kata Ratih.

Dalam membeli peralatan sekolah, haruskah orang tua membelikan semua perkakas yang diinginkan anak? Menurut Ratih, membiarkan anak ikut memilih alat sekolah yang akan ia gunakan bukan berarti mengikuti apa yang diinginkannya.

Orang tua bisa memberi opsi terbatas misalnya saja, anggaran Rp 100 ribu untuk membeli buku, kaos kaki, dan alat tulis. Dengan begitu, anak juga bisa belajar mengalokasikan uang dengan efektif.

“Terus jelasin juga ke anak misalnya sekolah itu apa sih, kayak gimana, terus dia nantinya akan ketemu dengan teman baru-baru,” kata Ratih. [ ]

 

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

 

 

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment