Lelaki yang Berjiwa Perempuan, Bagaimana Cara Shalatnya?

shalat

Saya terlahir dengan jenis kelamin laki-laki, tetapi secara psikologis saya perempuan.  Lalu bagaimana cara shalat saya, apakah pakai mukena?

 

 

Pada zaman Rasulullah saw. ada yang kebingungan; apa dia itu  perempuan atau laki-laki. Untuk menentukannya, Nabi saw. Bersabda, ”Lihat saja dari mana dia kencing. Kalau ia kencing dari alat kelamin laki-laki, berarti ia dinilai laki-laki, dan kalau ia kencing dari alat kelamin perempuan, berarti ia dinilai perempuan.”

alquran muasir

Sekarang cermati saja apakah Anda kencing dari jenis kelamin pria ataukah perempuan? Kalau penampilan Anda seperti laki-laki, tapi jenis kelamin Anda perempuan, maka secara hukum Anda dinilai perempuan. Sebaliknya bila penampilan Anda seperti perempuan, namun kalau jenis kelamin Anda laki-laki, maka Anda dinilai laki-laki.

Rumus ini bisa diaplikasikan dalam peribadatan. Walau penampilan Anda seperti perempuan tapi kalau Anda kencing dari jenis kelaminnya laki-laki, maka Anda tidak perlu pakai mukena waktu shalat. Sebaliknya, walau penampilan Anda seperti laki-laki, tapi kalau Anda kencing dari jenis kelamin perempuan, maka Anda harus pakai mukena saat shalat alias harus menutup aurat seperti halnya perempuan.

Sebenarnya dengan ilmu kedokteran yang makin maju, masalah yang Anda hadapi bisa diobati. Saya sarankan supaya Anda konsultasikan pada dokter yang ahli di bidangnya. Semoga Allah memberi kesabaran dan kesembuhan pada Anda. Amin

kalender

*   Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email aam@percikaniman.org atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment