Otak Lebih Sehat Dengan Tidur Menyamping

247

 

Bagaimana kebiasaan tidur Anda? Telentang, tengkurap atau menyamping sembari memeluk guling? Tentu saja ini adalah pilihan Anda demi kenyamanan. Namun para peneliti menemukan bahwa tidur menyamping punya manfaat besar untuk otak Anda.  Peneliti di Stony Book University meneliti beberapa gaya tidur dan menemukan tidur menyamping baik baik untuk kesehatan otak.

Beberapa penelitian sebelumnya sudah menemukan bahwa orang yang kesulitan tidur atau mereka yang sering terbangun di malam hari terkait dengan risiko penyakit Alzeimer. Para ahli tahu bahwa  kualitas tidur yang buruk akan mempengaruhi perkembangan amyloid  beta, peptida yang mempengaruhi formasi penyakit otak degeneratif. Peneliti di Stony Brook ingin tahu lebih jauh apakah dengan posisi tidur yang berbeda juga bisa mempengaruhi amyloid beta di otak. Mereka meneliti tikus dan menemukan bahwa dengan tidur menyamping  akan lebih mudah bagi otak untuk mengeliminasi amyloid beta.

alquran muasir

Meski kita ketika tidur sering tak peduli pada posisi tidur kita, para dokter tahu bahwa orang yang mendengkur biasanya punya masalah tidur. Orang yang mengalami sleep apnea yang sering tersedak saat tidur, penyakit jantung, asam lambung dan penyakit saraf dengan masalah menelan sering kali terlihat saat mereka tidur terlentang.

“Penelitian-penelitian ini sangat penting karena membantu menemukan mekanisme pokok untuk memahami fisiologi tidur,” kata Dr. Carol Ash, direktur pengobatan tidur di Meridien Health New Jersey seperti dikutip today belum lama ini.

Carol menambahkan perubahan kecil  dalam perilaku menjadi cara yang sederhana untuk menangani dan mungkin menghentikan demensia sebelum prosesnya dimulai. Masih menurut Carol,kualitas tidur yang buruk, berkontribusi terhadap banyak masalah kesehatan, termasuk masalah jantung dan pembuluh darah, obesitas, diabetes dan demensia. Penelitian ini meningkatkan pemahaman tentang bagaimana kekurangan tidur juga  berkontribusi pada masalah demensia.

kalender

Para peneliti juga meyakini meski tak terbiasa orang yang mulai berlatih untuk tidur dengan posisi menyamping, untuk mendapatkan kebiasaan tidur yang lebih baik. Khusus untuk ibu hamil, kebiasaan tidur menyamping ke arah kiri baik untuk meningkatkan aliran darah ke uterus dan berpengaruh sangat positif pada perkembangan janin.

 

Tidur Mencontoh Rasulullah.

Jika kita pelajari,jauh sebelum penelitian tentang posisi tidur yang menyehatkan tersebut dilakukan ternyata Rasulullah Saw telah memberi contoh dan adab dalam tidur. Tentang posisi tidur ini dapat kita baca dari beberapa hadis yang menjelaskan tentang bagaimana Rasulullah tidur. Secara umum posisi nabi dalam tidur ada dua yakni telentang dan tidur miring menghadap kiblat. Seperti yang dijelaskan sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim:

Jika kamu hendak tidur, maka berwuduklah bagaikan kamu hendak Solat, kemudian berbaring atas pinggang kanan dan bacalah doa ini (seperti maksud doa yang tersebut diatas) dan jadikanlah bacaan doa itu yang terakhir daripada bacaanmu (perkataanmu sebelum tidur).”

Beberapa muhadisin (ahli hadis) menjelaskan hadis tersebut yakni posisi tidur ini seperti mayat dalam kubur yaitu tidur miring pinggang kanan diatas. Sementara arahnya yakni dada dan muka menghadap kiblat ,kepala di sebelah kanan atau utara jika kiblat di barat.   Sementara cara lain Rasulullah dalam hal posisi tidur juga pernah tidur terlentang dengan cara meletakkan satu kaki diatas kaki yang lain sebagaimana yang tersebut dalam maksud hadis:

Daripada Abbad bi Tamim, daripada bapa saudaranya, bahawasanya Rasulullah SAW tidur terlentang di Masjid sambil meletakkan satu kaki diatas yang lain.” (HR. Bukhari dan Muslim). Namun dalam penjelasannya tidak disebutkan kaki menghadap kiblat atau tidak.

Selain masalah posisi tidur, Rasululllah Saw juga mengajarkan tentang adab sebelum tidur dan ketika bangun.Adab-adab tersebut diantaranya:

  1. Berwudhu, seperti berwudhu ketika hendak salat. Dalam hal ini Rasulullah SAW bersabda:

Apabila kamu hendak tidur maka berwudhulah sebagaimana wudhu untuk shalat kemudian berbaringlah di atas sisi kananmu,” (HR. Bukhari dan Muslim).

  1. Mengibasi kasur/tempat tidur dengan menggunakan ujung sarung sebanyak tiga kali kemudian mengucapkan do’a yang artinya:

Dengan menyebut nama-Mu wahai Rabbku, aku letakkan badanku dan dengan menyebut-Mu aku mengangkatnya , apabila Engkau genggam jiwaku (mati) maka rahmatilah (jiwaku), apabila Engkau lepaskan (tetap hidup), maka peliharalah sebagaimana Engkau memelihara hamba-hamba-Mu yang shalih,” (HR. Bukhari dan Muslim ).

  1. Membaca bermacam-macam do’a yang shohih dari Nabi Muhammad SAW. Beberapa do’a tersebut yakni:

– Setelah bersabda berkenaan berwudhu sebelum tidur tadi, Rasulullah SAW melanjutkan sabdanya, beliau memerintahkan seorang yang telah wudhu lalu berbaring untuk berdo’a dengan sabdanya, “Ya Allah, aku serahkan diriku kepada-Mu, aku hadapkan wajahku kepada-Mu, aku serahkan segala urusan pada-Mu, aku letakkan punggungku kepada-Mu dalam keadaan berharap dan takut kepada-Mu; tidak ada tempat perlindungan keselamatan dari-Mu kecuali kepada-Mu. Aku beriman kepada kitab yang telah Engkau turunkan, dan kepada Nabi-Mu yang telah Engkau utus, ” (HR. Bukhari dan Muslim).

– Aisyah RA mengatakan: “Apabila Rasulullah SAW hendak tidur setiap malam, beliau kumpulkan kedua telapak tangannya, lalu ditiupkan pada keduanya dan dibacakan Qul huwa-Allahu Ahad, Qul a’udzu bi Rabbil falaq, dan Qul a’udzu bi Robbin nas, kemudian diusapkan kedua tangannya ke seluruh tubuhnya yang dapat dijangkau, dimulai dari kepala, wajah, dan tubuhnya bagian depan, beliau melakukannya tiga kali,” (HR. Bukhari dan  Tirmidzi ).Dalam hadits ini mengatakan bahwa sebelum hendak tidur, Rasulullah membaca surat al-Ikhlas, al-Falaq, dan an-Nas, kemudian ditiupkan pada dua telapak tangannya dan diusapkan ke seluruh tubuh yang dapat dijangkaunya.

– Membaca do’a sebelum tidur. “Bismika Allahumma ahya wa amut “ (dengan nama-Mu Ya Allah, aku hidup dan aku mati.)

  1. Berdoa ketika mendapat mimpi baik atau menyenangkan:

“Allahamdulillahi ladzii qadha haajat “ (segala puji bagi Allah yang telah memberi hajatku)

Dan berdoa ketika mendapat mimpi buruk:

Allahumma inni a’uudzubika min ‘amilisy syaithan wa sayyi aatil ahlaam” ( Ya Allah aku berlindung kepadaMu dari perbuatan syetan dan buruknya mimpi)

  1. Bangun tidur dengan berdoa:

“Alhamdulillahil ladzi ahyana ba’da ma amatana wailaihin nusyur “ (Segala puji bagi Allah yang menghidupkan aku kembali setelah mematikan aku dan kepada Allah akan bangkit). [ ]

 

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

 

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment