Agar Anak Mau Mendengar Nasihat, Hindari Berbicara Ketika Ini

53

Membuat anak mau mendengarkan orangtua khususnya dalam menerima nasihat bukan perkara mudah. Apalagi ketika orangtua harus memberi tahu kalau tindakannya salah atau tidak sesuai norma yang baik.

Apa sebenarnya penyebab anak sulit mendengarkan orang tuanya? Mungkinkah cara penyampaian yang tidak tepat, yang membuat anak jadi tidak mendengarkan kata-kata orangtuanya. Dikutip dari parentmodern, menyampaikan beberapa cara yang bisa membantu orang tua agar anak mau mendengarkannya.

alquran muasir
  1. Berikan waktu anak anda untuk beralih fokus

Ketika seseorang yang sangat fokus dan berkonsentrasi pada apa yang mereka lakukan, baik itu bermain, menangis, merengek, memperbaiki mobil, membaca, atau membuat makan malam, mereka tidak dapat segera mendengarkan Anda. Apakah orang lain melihat apa yang sedang dikerjakan sebelum berbicara. Dewasa dan anak-anak butuh waktu untuk berpindah dari satu atau dua sisi otak yang lain sehingga mereka bisa memberikan perhatian penuh mereka.

Menunggu beberapa saat sebelum berbicara juga mengajarkan anak anda bagaimana anda akan seperti mereka ketika ingin mengganggu Anda.

Bagaimana jika ada keadaan darurat dan membutuhkan perhatian penuh dari anak. Coba tirukan suara menggelegar atau bunyikan alarm untuk membuat mereka memperhatikan. Tindakan ini bukan seperti orang marah namun sekedar memancing perhatiannya saja.

kalender

2. Jangan berbicara ketika anak menangis

Berbicara ketika anak menangis dan bersikeras agar mereka berhenti menangis tidak hanya sia-sia, itu juga mengirimkan pesan yang tidak terdengar. Ketika itu orangtua mengirimkan pesan, “apa yang saya katakan adalah lebih penting dari perasaan anak.” 

Berusahalah sambil menunggu dengan tenang sampai menangis perlahan berkurang sebelum anda berbicara. Berbicara saat ia masih menangis hanya akan membuatnya semakin kalut dan memancing emosinya untuk lebih meledak lagi.

3. Hindari perkataan tinggi yang berkesan marah

Perkataan atau ungkapan yang keras atau bernada membentak akan didengar saat saja. Setelah itu ia akan segera melupakannya. Ada baiknya orangtua perlu sedikit bersabar untuk mendegarkan yang ia rasakan atau inginkan.

Pesan dan nasihat yang dilakukan dengan cara lembut akan mampu meredamkan emosinya juga membuka hatinya menerima pesan kebaikan. Dengan demikian anda tidak menghabiskan energi yang bisa memancing emosi.

4. Hindari memberi nasihat dikeramaian

Pesan yang anda disampaikan ditengah keramaian apalagi terdengar teman-temannya bukan hanya tidak nyaman namun juga akan membuatnya kehilangan harga diri. Ia akan merasa malu bahkan mungkin sangat.

Cari suasana yang nyaman dan bisa membuatnya rilek dengan tempat yang mungkin  ia sukai. Anda harus bisa memilih tempat atau suasana yang membuatnya ia mau terbuka dengan menerima pesan baik anda. [ ]

 

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: norman

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment