MUI Tegaskan Zakat Boleh Dibagikan Kepada Siapa Saja Asal Sesuai Ketentuan Syariat

KH.Ma'ruf Amin 3

Polemik tentang larangan penyaluran zakat untuk keluarga terduga teroris, akhirnya sampai ke telinga Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, KH Ma’ruf Amin.

Menurut kiai kharismatik yang juga menjabat sebagai Rais Amm Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu, zakat wajib diberikan kepada para mustahiq (yang berhak), tanpa harus mempersoalkan latarbelakangnya. Misalnya keluarga terduga ‘teroris’ yang berstatus fakir miskin dibolehkan diberi zakat.

alquran muasir

“Zakat diberikan kepada siapa pun. Apalagi ini zakat fitrah, untuk kebutuhan makanan di Hari Raya. Jangan dipersoalkan latar belakang. Zakat itu hak fuqara masakin, hak orang miskin dengan latar belakang apa pun,” ujar Kyai Ma’ruf kepada wartawan di Kantor MUI Pusat, Jakarta, Jumat siang lalu.

Selain itu, Kiai Ma’ruf, yang juga pendiri Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini melanjutkan bahwa label keluarga teroris tidak bisa disematkan kepada seluruh anggota keluarga yang kepala keluarganya melakukan tindakan terorisme.

“Masyarakat tidak boleh melakukan stigmatisasi kepada anggota keluarga yang tidak melakukan tindakan terorisme,” imbuhnya.

kalender

Pernyataan Kiai Ma’ruf ini menyikapi adanya omongan Anggota Komisi IX DPR, dari Fraksi PKB Siti Masrifah, yang melarang kaum muslimin untuk memberikan zakat kepada keluarga terduga teroris.

“Kita tak perlu menyalurkan zakat ke pihak yang diragukan seperti keluarga teroris yang dianggap syuhada,” kata Masrifah, di Jakarta, sebagaimana dikutip Antara, Selasa (28/6/2016). [AW]

Red: admin

Editor: iman

 

 

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment