Tips Mudik Aman, Nyaman dan Lancar

mudik motor

Ada tradisi unik yang dilakukan kaum muslimin di Indonesia sesudah mereka melaksanakan ibadah shaum di bulan suci Ramadhan, yaitu mudik. Mudik atau pulang kampung ini pun kemudian dijadikan sebagai wahana silaturrahim bagi sebaian muslim yang merantau untuk berbagai keperluan, seperti kuliah atau pun kerja di luar kota (kelahiran). Para pemudik yang rata-rata merindukan nilai-nilai kebersamaan ini berkumpul bersama keluarga di hari yang fitri untuk bermaaf-maafan setelah sekian lama tidak bersua.

Untuk bisa berkumpul dengan sanak kerabat tersebut, mereka bersedia menguras tenaga dan biaya yang cukup besar. Fenomenanya terlihat dari besarnya jumlah arus pemudik yang membuat jalan-jalan di seluruh penjuru negri nyaris macet total selama beberapa hari sebelum dan sesudah hari Raya Fitri.

alquran muasir

Mereka rela antri berjam-jam untuk mendapatkan tiket bus atau kereta dan tak jarang bahkan ada yang rela merogoh kocek lebih dalam untuk menyewa mobil. Berdesak-desakkan di dalam angkutan umum, berpanas-panasan di atas sepeda motor, dan macet berjam-jam di jalanan pun merupakan hal yang selalu terjadi di setiap Lebaran. Bagi mereka, kerepotan, penderitaan, dan kesulitan yang dihadapi selama dalam perjalanan pulang kampung tidak menjadi penghalang untuk bertemu dengan anggota keluarga di kampung. Dalam kenyataannya, perjalanan panjang selama mudik sering dijadikan cerita untuk dibagikan kepada keluarga di rumah.

Mengingat betapa besar makna mudik , tidak ada salahnya kita mempersiapkan segala sesuatunya secara matang sebelum pulang kampung. Lantas apa sajakah yang harus disiapkan agar mudik yang kita lakukan aman dan penuh berkah? Simaklah tips-tips berikut ini.

1. Lakukan shalat istikharah terlebih dahulu untuk memohon petunjuk Allah Swt. Mengenai waktu safar, kendaraan yang digunakan, teman perjalanan, dan rute perjalanan. Dalam sebuah hadits disebutkan, “Dari Jabir bin Abdillah, beliau berkata, ‘Nabi Muhammad Saw. mengajarkan kepada kami shalat istikharah dalam setiap perkara sebagaimana beliau mengajarkan kepada kami Al Qur’an.’” Jika sudah bulat tekad melakukan perjalanan, maka perbanyaklah taubat; yaitu meminta ampunan kepada Allah dari segala macam maksiat, mintalah maaf kepada orang lain atas tindak kezaliman yang pernah dilakukan, dan minta dihalalkan jika ada muamalah yang salah dengan sahabat atau kerabat lainnya.

kalender

2. Jangan lupa mengecek kondisi kendaraan dan perlengkapan kendaraan. Kendaraan adalah tulang punggung perjalanan kita. Oleh karena itu, pastikan kendaraan (baik mobil atau motor) siap digunakan untuk perjalanan jauh. Sebelum mudik, sangat direkomendasikan untuk membawa kendaraan ke bengkel resmi guna dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Pastikan seluruh peralatan tambahan pada kendaraan tersedia. Jangan sampai jika terjadi keadaan darurat, Anda tidak menemukan dongkrak, obeng, tang, kunci pas, dan lain-lain di dalam kendaraan.

3. Khusus pengguna kendaraan roda dua, pakailah standar keselamatan berkendara seperti helm (ber-SNI atau ber lisensi DOT), jacket (dapat terlihat ketika gelap dan berbahan anti robek), sarung tangan (melindungi jari-jari tangan), celana panjang (sebisa mungkin yang tebal), sepatu tertutup (bila terdapat protector akan lebih bagus), dan juga kacamata bila menggunakan helm half-face. Rompi juga sebaiknya dipakai saat melakukan perjalanan di malam hari untuk mengurangi gejala “angin duduk”. Pakaian yang dipakai sebaiknya mengikuti suasana perjalanan yang akan Anda tempuh. Bila perjalanan dilakukan di malam hari, kenakan pakaian yang tebal dan bila perjalanan dilakukan di siang hari, kenakan pakaian yang lebih tipis. Dalam membawa barang-barang, bawalah muatan yang sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan motor. Ini dikarenakan dengan membawa muatan berlebih akan mempengaruhi secara langsung penguasaan pengendalian kendaraan. Ikat dan simpanlah dengan baik barang-barang yang Anda bawa. Disarankan agar pengemudi tidak memakai ransel karena akan mengganggu penguasaan pengendalian motor. Namun jika terpaksa memakai (ransel), pilihlah ransel yang nyaman dipakai. Untuk menambah volume barang bawaan, saat ini telah banyak yang menjual box-box tambahan khusus untuk motor. Pilihlah box berkualitas baik dan tidak mengganggu laju motor Anda. Bila memakai side bag, sebisa mungkin diisi dalam jumlah seimbang. Jangan lupa pula untuk menyetel suspensi sesuai dengan berat barang yang dibawa.

4. Bawa bekal makanan. Pastikan Anda membawa bekal makanan yang praktis dan bisa dimakan sambil terus berkendara. Saat mudik, disarankan untuk tidak asal makan di restoran/rumah makan tempat pemberhentian bus antar kota demi menjaga kalau-kalau banyaknya pengunjung rumah makan di saat-saat mudi seperti ini membuat cara masak dan cuci peralatan makan kurang terperhatikan higienitasnya. Anda tentu tidak ingin sakit di tengah perjalanan gara-gara memakan makanan yang tidak higienis, bukan? Dengan membawa makanan sendiri, kebersihahan makanan akan lebih terjamin selain menghemat anggaran. Namun demikian, kalau bekal makanan habis, maka carila rumah makan yang pasti disukai anak-anak (bila mudik membawa anak) dan lebih terjaga kebersihannya.

5. Perhatikan kondisi tubuh. Tidak hanya kendaraan yang perlu disiapkan, kondisi badan Anda juga perlu mendapat perhatian. Perjalanan panjang membutuhkan kondisi badan yang prima. Pastikan Anda dalam kondisi fit sebelum memulai perjalanan jauh. Jika Anda takut mengantuk saat mengemudi, disarankan untuk mengkonsumsi minuman yang dapat membangkitkan mood dan mengembalikan konsentrasi berkendara. Satu atau dua cangkir teh hangat, kopi panas, atau cokelat panas dinilai dapat menghilangkan kantuk dan mengembalikan stamina dalam sekejap. Teh dan kopi masing-masing mengandung kafein yang dapat meningkatkan daya pikir dan konsentrasi serta mencegah rasa lelah dan kantuk karena menyetir yang terlalu lama. Aroma nikmat kopi yang berasal dari asam klorogenat merupakan faktor penting yang dapat membuat Anda lebih berkonsentrasi menyetir.

6. Meminta bantuan tetangga dekat atau rekan yang tidak mudik untuk menghidupkan dan mematikan lampu di halaman dan di dalam rumah setiap hari. Cara ini jauh lebih baik ketimbang menghidupkan lampu secara nonstop selama mudik. Pencuri biasanya melakukan pemantauan pada siang hari. Bila melihat ada rumah dengan lampu menyala pada siang hari, berarti rumah tersebut tidak ada penghuninya. Anda dapat menitipkan rumah kepada saudara dekat, rekan, atau tetangga dekat yang tidak mudik.

7. Jangan lupa berdoa sebelum melakukan perjalanan pulang kampung. Doa yang bisa And abaca adalah: “Bismillahi tawakkaltu ‘alallah laa hawla wa laa quwwata illa billah (Dengan nama Allah, aku bertawakkal kepada-Nya, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan-Nya)” atau “Allahumma inni a’udzu bika an adhilla aw udholla, aw azilla aw uzalla, aw azhlima aw uzhlama, aw ajhala aw yujhala ‘alayya (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesesatan diriku atau disesatkan orang lain, dari ketergelinciran diriku atau digelincirkan orang lain, dari menzholimi diriku atau dizholimi orang lain, dari kebodohan diriku atau dijahilin orang lain).”

Selamat mudik. Semoga perjalanan aman sampai tujuan dan dapat segera kembali, juga dalam keadaan aman tidak kurang suatu apa pun.

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment