Waspadai Penyelenggara Umrah Ilegal, Ini Tips Amannya

Matahari 2

Sebagai Negara dengan jumlah muslim terbesar di dunia  maka Indonesia juga tercatat sebagai penyumbang terbesar pula untuk kegiatan ibadah umrah dan haji. Tingginya minat kaum muslimin untuk menunaikan ibdah umrah salah satu sebabnya adanya masa tunggu yang dianggap terlalu lama atau rata-rata 17 tahun.

Hal inilah yang dimanfaatkan oleh sekelompok orang atau lembaga untuk membuka biro perjalanan umroh. Namun sayangnya tidak semua biro perjalan umrah tidak memberikan pelayanan yang standar bahkan ironis ada yang tega melakukan penipuan dari sekedar menunda-nunda pemberangkatan, menelantarkan ketika sudah di tanah suci (Arab Saudi) hingga tidak bisa berangkat sama sekali dan dananya dibawa lari.

alquran muasir

Untuk mengantisipasi kejadian tersebut tidak terulang, Pemerintah sendiri telah melakukan beberapa langkah pencegahan. Beberapa pihak yang terbukti melakukan pelanggaraan sendiri juga telah mendapat hukuman dan sanksi tersendiri. Bagi yang hendak berumrah, cermati betul PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah) yang akan dipilih dengan menekankan (kiat) ‘Lima Pasti’ sebagai jaminan pelayanannya Berikut tips aman agar tak tertipu dengan biro perjalanan haji dan umroh yang tidak bertanggung jawab seperti dilansir dari situs Kemenag RI:

  • Pertama, yaitu memastikan nama PPIU itu dilanjutkan dengan mengecek status resmi tidaknya PPIU tersebut. PPIU resmi merupakan biro umrah yang mendapat izin dari Kemenag.PPIU resmi tercantum di laman haji.kemenag.go.id dan PPIU resmi dapat dicari di “microsite” tersebut.Apabila penyedia layanan perjalanan umrah itu tidak tercantum maka sebaiknya masyarakat menghindari PPIU tersebut, karena patut diduga biro perjalanan umrah itu tidak resmi dan berisiko. Apabila masyarakat tidak dapat mengakses laman tersebut, sebaiknya segera menghubungi kantor-kantor Kemenag di pusat dan daerah guna memastikan keabsahan biro umroh yang digunakan.
  • Kedua, lanjut Lukman, adalah dengan memastikan jadwal, maskapai, nomor penerbangan keberangkatan ke Tanah Suci. Dengan begitu, jamaah mendapat jaminan tiket pergi ke Tanah Suci dan pulang ke Indonesia.
  • Ketiga, masyarakat harus memastikan harga paket umrah dan fasilitas pelayanan yang didapatkan jamaah dengan harga tersebut. Jika harga yang ditawarkan tidak masuk akal atau terlalu murah maka biro umrah itu patut dicurigai sebagai penyedia layanan yang berisiko.
  • Keempat, adalah memastikan nama dan alamat hotel yang akan didiami selama jamaah berada di Tanah Suci.
  • Kelima, pastikan status visa jamaah umrah digunakan dalam perjalanan ke Arab Saudi.

Ibadah haji atau umroh adalah sebuah ibadah yang memerlukan kesiapan fisik, psikis dan financial yang prima. Untuk itu sebaiknya perlu juga dipersiapkan dengan sebaik mungkin termasuk memilih lembaga atau biro perjalannanya sehingga perjalanan ibadah tersebut aman, selamat dan lancar. [ ]

Red: admin

kalender

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

 

 

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment