Benarkah Pecinta AlQur’an Bisa Memberi Syafa’at 10 Orang Keluarganya?

alquran

Ada hadits yang menyatakan bahwa orang yang mempelajari AlQuran lalu mengamalkannya dan menghalalkan bagi dirinya apa yang dihalalkan dan mengharamkan apa yang diharamkan. Maka Allah  SWT akan memasukannya ke surga dan diberi kesempatan untuk memberikan syafa’at kepada 10 orang dari keluaganya yang masuk neraka. Kemudian di Surat Az Zumar dikatakan bahwa masalah syafaat itu hanyalah milik Allah. Mohon penjelasan bagaimana hubungan antara hadits dan ayat Quran tersebut.
Di dalam hadits dinyatakan bahwa orang yang mempelajari, mengamalkan dan menghayati isi Al Quran akan memberikan syafa’at kepada 10 keluarganya, sementara di dalam Al Quran ada ayat yang mengatakan bahwa syafaat itu merupakan otoritas Allah.

 

Lalu bagaimana menghubungkan antara ayat yang mengatakan syafaat itu otoritas Allah dengan hadits tersebut?  Sebenarnya hadits ini tidak bertentangan dengan ayat tadi. Tentu saja, orang tersebut bisa memberikan syafaat, maksudnya atas seijin Allah, karena Allah yang akan memberi syafaat. Syafaat itu artinya pertolongan. Allah akan memberikan pertolongan kepada keluarga orang-orang yang akrab dengan Al Quran.

alquran muasir

Bahkan ada keterangan yang mengatakan sebaik-baik manusia adalah man ta’alamu AlQuran  orang yang mau mempelajari Al Quran, dan wa ‘allamahu  dia juga mau mengajarkannya. Jadi, kita harus berikhtiar bagaimana mempelajari Al Quran kemudian kita berusaha untuk bisa mengajarkannya kepada orang lain. Atau, kalaupun kita tidak bisa mengajarkan kepada orang lain minimal kita bisa menjadi orang-orang yang mencintai Al Quran.

[AdSense-A]

Di dalam hadits yang sohih, Rasul Saw mengatakan walladzi yaqro uhu wayata’ ta’u falahu ajron,  orang yang mempelajari Quran dengan terbata-bata, maksudnya tidak lancar, maka baginya dua pahala. Walladzi yaqro wal almahirunabil Quran ma ‘assafarotil kiro min baroroh, sementara orang-orang yang mahir Al Quran (mahir = bukan hanya membaca tetapi berikhtiar memahami kandungannya dan maknanya), mengamalkan pesan-pesannya, ma ‘assafarotil qiromil baroroh, mereka itu beserta para malaikat.

kalender

Allah memberikan sejumlah penghargaan kepada orang-orang yang kalaupun tidak bisa mengajarkan AlQuran minimal mencintai AlQuran. Oleh karena itu, berikhtiarlah agar kita menjadi orang-orang yang mencintai AlQuran yang diwujudkan dalam bentuk selalu menyisihkan waktu untuk membacanya, menyisihkan waktu untuk mempelajarinya, berjuang untuk mengamalkannya sesuai dengan kemampuan dan kapasitas kita.

Kalau kita termasuk orang-orang yang selalu menyisihkan waktu untuk mempelajari isi Al Quran mengamalkan Al Quran bahkan syukur-syukur kita menularkan ilmu itu kepada orang lain, mengajarkan Al Quran kepada orang lain, maka Allah akan menempatkan orang-orang tersebut beserta para malaikat dan akan mampu memberikan syafaat kepada 10 keluarganya. Tetapi tentu saja,  syafaat itu 100 persen otoritas Allah, maksudnya adalah Allah yang akan memberikan syafaat. Syafaat itu turun karena kesolehan orang tersebut dan hadits ini menggambarkan betapa mulianya orang-orang yang mencintai Al Quran.

Ada orang yang tidak bisa membaca Al Quran tapi dia mencintai Al Quran dengan membaca terjemahannya, dengan membaca tafsirnya, dengan mengikuti kajian-kajiannya dan dia berusaha mengamalkan sekemampuan dia. Inilah kategori mencintai Quran sebenarnya.  Wallahu’alam.

[AdSense-A]

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment