Wahai Orangtua Waspadalah, Ini Bahayanya Anak Kecanduan Games

main games

Penggunaan ponsel pintar dan tablet termutakhir yang didukung internet berkecepatan 4G seharusnya mendukung perkembangan anak. Sebaliknya, jika digunakan terus-menerus oleh anak, ada bahaya yang mengintai si kecil.

Hal itu diungkapkan Peneliti Merapi Cultural Institute (MCI), Gendhotwukir seperti dilaporkan pikiran-rakyat online belum lama ini. Lalu apa saja dampak negatif dari penggunaan gadget tanpa ingat waktu dan dilakukan secara berlebihan ini?

alquran muasir

“Permainan berbasis teknologi memang kaya sensasi, mengasyikkan, dan penuh fantasi. Games moderen menjadi lebih praktis karena tak memerlukan tanah lapang dan banyak teman, seperti dalam permainan tradisional. Cukup sendirian di depan layar komputer, smartphone atau tablet, seseorang bisa terjun dalam dunia permainan yang mengasyikkan,” kata peneliti yang pernah mengenyam pendidikan di Philosophisch-Theologische Hochschule Sankt Augustin, Jerman ini.

Namun di balik kemudahan yang didapat dari game-game modern, terang salah satu Pendiri Rumah Baca Komunitas Merapi di lereng Gunung Merapi ini, ada aspek eksistensial seseorang yang makin tersamar. Games moderen yang makin canggih cenderung mengarahkan dan membentuk seseorang menjadi pribadi yang individualis dan egois.

“Anak benar-benar menjadi generasi ‘menunduk’. Anak cenderung menciptakan dunianya sendiri dan menikmatinya seorang diri. Ia semakin berjarak dari dunia nyata. Ia semakin teralienasi (terasing) dari dunia sekitarnya,” kata dia.

kalender

Tak heran, saat dipanggil pun kadang tidak mendengar. Egoisme ini terbentuk karena pembiasaan. Bahaya lainnya, anak membangun dunianya sendiri dalam mesin yang menakjubkan dan lambat laun mesin itu menguasainya. Karena kecanduan, anak tidak lagi merasakan diri sebagai pembawa aktif dari kekuatan dan kekayaannya, tetapi sebagai benda yang dimiskinkan, yang tergantung pada kekuatan di luar dirinya.

Untuk itu para orangtua diharapkan lebih waspada dan memperhatikan putra putri saat berlama-lama bermain gadget. Apalagi disaat mereka menikmati liburan panjang sehingga merasa beban dan waktu belajar menjadi tidak ada.[ ]

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: norman

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment