Hukum Merokok di dalam Masjid

asap rokok

Saya merasa risih ketika melihat seorang ustadz bersama beberapa pengurus masjid merokok di dalam masjid setelah selesai pengajian.  Bagaimana sebenarnya hukum merokok di dalam masjid? Minta penjelasan disertai dalil-dalilnya.

 

 

 

Semua agama pasti mewajibkan umatnya untuk menjaga kebersihan dan menghargai tempat ibadahnya. Begitu juga umat Islam wajib menjaga kebersihan dan menghormati masjid sebagai tempat ibadahnya. Rasulullah saw. selalu memakai pakaian bersih dan terbaik bahkan memakai wangi-wangian saat pergi ke mssjid. Ini wujud penghormatan beliau pada masjid.

alquran muasir

Rasulullah saw. mengharamkan membawa bau-bauan ke masjid. Perhatikan keterangan berikut. Rasulullah saw. Bersabda, ”Orang yang makan bawang putih atau bawang merah dilarang mendekati masjid karena para malaikat terganggu dengan apa-apa yang manusia terganggu dengannya.” (H.R. Muslim)

Coba Anda renungkan, orang yang makan bawang putih atau bawang merah saja dilarang ke masjid karena dikhawatirkan bau bawang tersebut mengganggu orang lain,  bahkan dalam hadis di atas ada penegasan bahwa malaikat rahmat pun terganggu.   Bagaimana dengan merokok yang bukan hanya baunya yang mengganggu, namun juga menimbulkan penyakit bagi orang lain? Jadi, sangat cukup logis dan jelas bahwa   berdasarkan dalil di atas merokok di dalam masjid hukumnya haram.

Orang yang berani merokok di dalam masjid sebenarnya dia melakukan pelecehan pada tempat ibadah. Jadi, bukan hanya mengotori dengan baunya atau mengganggu orang lain, namun bisa dikategorikan melecehkan atau menghinakan tempat ibadah. Coba perhatikan tempat-tempat untuk pertemuan resmi, misalnya ruang rapat, ruang pengadilan, ruang perkuliahan, dll. Selalu tertera larangan merokok. Bagaiman dengan masjid? Tentu lebih layak lagi untuk dilarang merokok di masjid.

kalender

Bagimana kalau yang merokoknya itu seorang ustadz atau panutan umat? Ingat, ustadz itu manusia, bukan malaikat. Ustadz juga punya hawa nafsu. Jadi, jangan mentang-mentang ada ustadz yang berani merokok di masjid kemudian itu dianggap benar. Tetap saja hukum merokok di dalm masjid itu haram walaupun ada ustadz yang berani melakukannya.

Maaf, tanpa mengrangi rasa hormat, sejatinya ustadz atau kiai yang berani merokok di dalam masjid, dia melakukan tiga dosa sekaligus. Pertama, dia telah melakukan perbuatan haram. Kedua, dia berani melecehkan tempat ibadah. Ketiga, memberikan contoh buruk pada umat.

Bertolak dari analisis di atas, bisa disimpulkan bahwa merokok di dalam masjid hukumnya haram. Lebih haram lagi kalau dilakukan oleh panutan umat semisal ustadz atau kiai. Wallahu a’lam.

 

*  Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email aam@percikaniman.org atau melalui   Fans Page Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini https://www.facebook.com/UstadzAam

 

 

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment