Tradisi Syukuran Tujuh Bulanan, Adakah dalam Islam?

hamil

Saya seorang ibu muda yang sedang mengandung anak pertama. Untuk itu saya ingin mengadakan syukuran. Yang ingin saya tanyakan.  Pertama, sebaiknya pada bulan ke berapakah syukuran itu saya laksanakan? Kedua, apakah benar dalam Islam tidak dikenal tradisi 7 bulanan seperti yang biasa dilakukan oleh sebagian masyarakat kita?

 
Kehadiran anak merupakan kebahagiaan bagi setiap orang tua. Anak adalah perhiasan di dunia yang merupakan amanah dari Allah Swt., sebagaimana dijelaskan dalam firman-Nya, “Harta dan anak-anak adalah perhi asan kehidupan dunia…” (Q.S.Al-Kahf [18]: 46)

alquran muasir

Dalam Islam tidak dikenal ketentuan bulan ke berapa kita sebaiknya syukuran. Kita dapat melaksanakan syukuran kapan pun, waktunya tidak dibatasi. Tradisi tujuh bulanan bukan berasal dari ajaran Islam, karena itu sebaiknya kita tidak melaksanakan tradisi tersebut.

Berkenaan dengan kelahiran anak, ada tiga hal yang dicontohkan Rasullulah Saw. yang perlu diperhatikan. Pertama, memberi nama yang baik. Kedua, mencukur rambut bayi. Ketiga, aqiqah, yaitu menyembelih hewan, dengan ketentuan dua ekor kambing bila anaknya laki-laki dan seekor kambing bila anaknya perempuan. Namun kalau tidak mampu, untuk anak laki-laki boleh satu kambing.

Siti Aisyah berkata, Rasulullah Saw. bersabda, “Untuk seorang anak laki-laki dua ekor kambing yang cukup, sedangkan untuk anak perempuan seekor kambing.” ( H.R. Ahmad dan Tirmidzi)

kalender

Adapun waktu pelaksanaan ketiga hal tersebut adalah pada hari ketujuh setelah kelahiran.Samurah r.a berkata, Rasulullah Saw. bersabda, “Setiap anak terpelihara dengan aqiqahnya yang disembelih untuknya pada hari ketujuh, dan pada hari itu pula diberi nama dan dicukur rambutnya.” ( H.R. Imam yang lima)

 

Sampaikan pertanyaan Anda melalui akun email aam@percikaniman.org atau melalui inbox Fanspage Facebook Ustadz Aam Amiruddin 

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment