MUI Ingatkan Sebaiknya Muslim Tidak Memelihara Anjing

228

Majelis Ulama Indonesia (MUI) ikut berkomentar tentang perempuan berjilbab, Desy Marlina Amin yang memelihara puluhan anjing liar. Sebaiknya tidak perlu memelihara, khawatir terkena anjing liar. Kalau memberi makan tak apa

“Ya nggak apa-apa memberi makan dan minum. Tapi sebaiknya umat Islam tidak perlu memelihara anjing karena kan kita khawatirkan kena najis berat dari anjing,” jelas Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat, Cholil Nafis, seperti dilaporkan detik ,Selasa (20/6/2016).

alquran muasir

Menurut Cholil, memelihara anjing membuat rumah tidak bisa dimasuki malaikat.

“Anjing itu najis juga bulunya najis berat (mughallazhah) sehingga menyucikannya harus tujuh jaki dan diantaranya menggunakan debu,” sambung dia.

“Jadi baiknya dan demi sucinya tempat maka sebaiknya muslim tidak memelihara anjing,” sambung dia.

kalender

Menurut Cholil, anjing tanpa perlu dirawat manusia, dilepas dan diliarkan juga bisa bertahan hidup.

“Anjing tanpa dirawatpun bisa bertahan hidup,” tutup dia.

Desy Marlina Amin /detik.com
Desy Marlina Amin /detik.com

Seperti diberitakan seorang muslimah asal Nusa Tenggara Barat Desy Marlina Amin,menjadi pembicaraan karena menolong anjing liar dan merawatnya. Anjing-anjing itu berjumlah 26 ekor, ada juga 40 kucing yang dia pelihara. Pro kontra muncul soal Desy yang merawat anjing ini. Bukan tidak apa-apa, tak sedikit yang menyoal karena binatang anjing air liurnya selalu menetes itu termasuk najis dan tergolong najis berat. Desy sendiri mengaku, dia kasihan melihat anjing-anjing liar di Lombok, karena itu dia memberi mereka makan dan menampungnya. [ ]

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

 

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment