Agar Latihan Puasa Anak Efektif, Lakukan 7 Cara Ini

anaksoleh

Oleh : dr.Zulaehah Hidayati*

Ingat sekali sekitar 5 tahun yang lalu ada seorang entertainer yang bercerita tentang teknik membuat anaknya mau shaum. “Bila anaknya hari itu shaum sampai tamat, maka akan ada hadiah uang untuk sang anak”.  Sebuah pertanyaan muncul “Benarkah teknik pemberian ini dari segi pengasuhan dan pendidikan anak?”.

alquran muasir

Pengasuhan dan pendidikan anak adalah sebuah proses untuk menuju hasil yaitu terlatihnya berbagai perilaku baik sampai tertanam menjadi karakter, juga menghilangnya berbagai perilaku buruk. Proses ini dilakukan terutama oleh orang tua sebagai dua orang yang diamanahi oleh Allah, guru, kakek, nenek, paman, dan siapapun yang berhubungan dengan anak. Pembentukan perilaku baik yang dilakukan sejak dini akan lebih mudah ketika sang anak baligh. Melatih anak shaum juga merupakan salah satu perilaku baik yang harus ditanamkan sejak dini sehingga saat ia baligh, shaum sudah lancar dilakukan.

Melatih anak shaum sejak dini juga dicontohkan di zaman Rasulullah. Dalam sebuah kisah, ketika Rasulullah SAW mengutus seseorang pada hari Asyura ke perkampungan orang-orang Anshar dan bersabda:

“Siapa yang pagi ini shaum hendaklah ia shaum dan menyempurnakan puasanya. Maka, kami pun menyempurnakan puasa hari itu dan kami mengajak anak-anak kami shaum. Mereka kami ajak ke masjid, lalu kami beri mereka mainan dari benang sutra. Jika mereka menangis minta makan kami berikan mainan itu sampai datang waktu berbuka.” (HR Bukhari Muslim).

kalender

Proses yang dilakukan dalam melatih anak shaum sesuai tujuannya dalam Al Qur’an adalah agar kita menjadi manusia yang bertakwa. Hal ini merupakan sebuah acuan bagi orang tua dalam melaksanakan pelatihan dan pembiasaan ini agar tujuannya tercapai, yaitu sang anak menjadi orang yang bertakwa kepada Allah SWT.

Di dalamnya ada penanaman nilai kesabaran, kerja sama, dan juga disiplin yang sangat berguna bagi anak. Selain itu, dari segi kesehatan shaum ini juga kaya manfaat. Proses pelatihan dan pembiasaan anak shaum haruslah diperhatikan agar tujuan-tujuan tersebut tercapai.

Berikut ini beberapa tips agar pelatihan shaum untuk anak-anak selaras dengan tujuannya :

1.       Ayah Bunda, Sholehkan Diri

Menanamkan kebiasaan shaum adalah menanamkan perilaku baik. Bila profil orang tua  sebaliknya, menakutkan, galiak, cerewet, cuek, atau gambaran lain yang tidak menyenangkan dan menyamankan anak, hal ini akan menyulitkan anak untuk memahami tujuan puasa yaitu untuk mencapai derajat takwa, agar menjadi lebih sholeh. Jadi, sejak menikah dan mulai punya bayi, maka bersiaplah agar bisa memahamkan shaum dan perilaku baik lain dengan selalu belajar untuk menjadi lebih sholeh.

HALAMAN SELANJUTNYA…>>

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment