Salahkah Saya Kalau Tak Mau Tinggal dengan Suami?

pacaran, pria, wanita, pasangan

Ustadz, saya sudah menikah, namun sampai saat ini saya tinggal di rumah orangtua saya sementara suami tinggal bersama ibunya. Apakah salah kalau saya tidak mau tinggal bersama suami karena tidak mau ada orang lain dalam rumah tangga saya. Perlu diketahui bahwa alasan suami saya tinggal dengan ibunya adalah karena dia anak tunggal dan ibunya butuh ada yang menemani. Di samping itu, dia juga tidak bisa membelikan rumah untuk saya. Bagaimana menurut Ustadz?

 

Untuk menjawab persoalan ini, saya perlu jelaskan mengenai apa saja kewajiban istri kepada suami dan kewajiban suami kepada istri. Kewajiban istri pada suami adalah pertama, wajib mentaati perintah suami apabila perintahnya itu benar alias sesuai aturan-aturan agama. Kedua, wajib menjaga amanah harta dengan tidak berlaku boros dan pandai mengatur harta. Ketiga, wajib mendidik anak untuk menjadi anak yang saleh. Keempat, wajib menjaga penampilan agar nyaman dilihat suami. Kelima, wajib menjaga lisan dan perilaku agar tidak mengecewakan dan menistakan suami.

alquran muasir

Sedangkan kewajiban suami terhadap istri adalah pertama, memberikan nafkah lahir dan batin. Kedua, memperlakukan istri dengan hormat alias tidak menyakitinya dengan ucapan ataupun perbuatan. Ketiga, membimbing istri agar semakin salehah atau dengan kata lain suami wajib menjadi imam yang selalu memberikan contoh yang baik dan keteladanan yang mulia.

Mencermati kewajiban yang dijelaskan, maka istri yang tidak mau tinggal dengan suami dengan alasan suami belum mempunyai rumah sendiri adalah tindakan yang melanggar hukum. Kalau suami belum bisa membelikan rumah dan masih menumpang tinggal di rumah ibunya, maka Anda tetap harus ikut suami karena sebagai istri, Anda wajib taat pada suami. Tentu saja, Anda boleh mendiskusikan keberatan-keberatan jika harus tinggal dengan mertua. Namun demikian, Anda tidak boleh ekstrem menolak tinggal dengan ibu mertua karena cara seperti itu tidak benar secara etika maupun agama.

Seorang wanita yang siap dinikahi, berarti dia harus siap menerima segala kekurangan yang ada pada suaminya. Sebaliknya, seorang lelaki yang siap menikahi seorang perempuan, berarti dia harus menerima segala kekurangan perempuan itu. Adalah suatu kekeliruan apabila kita menikah tetapi tidak mau menerima kekurangan pasangan masing-masing. Kalau memang suami Anda belum mampu membelikan rumah dan yang ada hanyalah rumah orangtuanya dan di rumah tersebut hanya tinggal ibunya sendiri yang butuh ditemani, maka seorang istri harus siap menerima kenyataan itu walaupun harus serumah dengan mertuanya. Itulah konsekwensi sebuah pernikahan, harus ada pengorbanan. Wallahu a’lam.

kalender

***

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

2 Komentar Artikel “Salahkah Saya Kalau Tak Mau Tinggal dengan Suami?

  1. ilhamsyah

    Toooppssss itu seperti pengalaman yg sy alami saat nih dmn istri sy hanya bertahan 3 hari d rumah sy padahal d rumah tinggal sy anak laki2 jadi sy punya kewajiban untuk merawat kedua ortu sy tapi istri malah kabur n membawa bayi kami yg baru 3 bulan pergi n sekarang istri tinggal sama keluarga’a……

  2. icha_bdg

    asslm pak aam,

    bagaimana kalau situasi nya istri tidak mau tinggal di rumah mertua dikarenakan istri tidak menyukai ayah dr suami disebabkan pernah dikecewakan oleh ayah dr suami dimana sebelum menikah suka memberikan janji2 kepada saya dan keluarga, tetapi setelah menikah janji itu tidak ditepati dan hal lain dikarenakan kondisi rumah tempat tinggal orangtua dr suami yg kurang sehat untuk saya dan anak utk tinggal??
    jadi saat ini saya dan anak tinggal dgn orangtua saya sedangka suami tinggal dgn orangtua nya di beda kota dan suami kerja di luar kota bdg,,
    mohon penjelasannya. terimakasih

    wassalamua’laikum wr.wb

Leave a Comment