Waktu Mustajab Terkabulnya Doa di Bulan Ramadhan

berdoa kepada Allah

Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk memperbanyak ibadah salah satunya adalah doa. Dalam Islam,doa adalah bagian ibadah yang tidak bisa pisahkan. Kita bisa memaknainya doa adalah sebuah kekuatan,dimana Allah Swt telah memerintahkan kepada hamba-Nya untuk senantiasa berdoa. Seperti dalam firman-Nya:

Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan doamu. Sesungguhnya, orang-orang sombong yang tidak mau menyembah-Ku akan masuk Jahanam dalam keadaan terhina.”.(QS. Al Mu’min/Ghafir: 60)

alquran muasir

Dalam ayat lain juga disebutkan:

Apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, jawablah bahwa Aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa jika ia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka menaati perintah-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka memperoleh kebenaran.” (QS.Al Baqarah:186)

Doa dalam pengertian ibadah, agar kita tidak beribadah selain kepada Allah SWT. seperti yang telah dijelaskan dalam surat Yunus ayat 106, “Dan janganlah kamu beribadah, selain kepada Allah, yaitu kepada sesuatu yang tidak dapat mendatangkan manfaat kepada engkau dan tidak pula mendatangkan mudarat kepada engkau”.

kalender

Sementara doa dalam pengertian istighatsah, disini artinya adalah doa sebagai permohonan atau permintaan  pertolongan. Namun terkadang dari dalam diri manusia terdapat sifat sombong dan angkuh sehingga seringkali menyepelekan doa. Padahal sikap kesombongan tersebut akan menjebloskannya ke dalam siksa Allah ta’aala yang pedih. Maka Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam bersabda:

Barangsiapa tidak berdo’a kepada Allah ta’aala, maka Allah ta’aala murka kepadaNya.” (HR Ahmad)

Sesungguhnya Allah Swt memperkenankan kita untuk berdoa dan selalu mengabulkan doa yang kita panjatkan. Bahkan doa dapat mengubah takdir. Sebagaimana sabda Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam:

Tidak ada yang dapat menolak taqdir (ketentuan) Allah ta’aala selain do’a. Dan Tidak ada yang dapat menambah (memperpanjang) umur seseorang selain (perbuatan) baik.” (HR Tirmidzi 2065)

Namun sebgaian orang mudah putus asa ketika doanya dirasa tidak dikabulkan oleh Allah. Ada baiknya kita instropeksi diri apa sebab doa belum atau sulit dikabul. Salah satunya adalah kita harus tahu memilih waktu untuk berdoa. Nah, secara khusus, ada tiga waktu di setiap hari selama bulan Ramadhan yang merupakan waktu-waktu mustajab untuk berdoa. Berdoa di waktu-waktu ini, insya Allah lebih mudah dikabulkan Allah.

  1. Sepertiga malam terakhir

Pada hari-hari biasa, sepertiga malam yang terakhir juga merupakan waktu mustajabah untuk berdoa. Di bulan Ramadhan, berdoa di waktu ini lebih mudah bagi banyak orang karena umumnya waktu ini adalah waktu sahur.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Rabb kita Tabaraka wa Ta’ala turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lantas Allah berfirman, “Siapa saja yang berdo’a kepadaKu, niscaya akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepadaKu, niscaya Aku beri. Siapa yang meminta ampunan kepadaKu, niscaya akan Aku ampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim)

  1. Sepanjang waktu puasa

Yakni sejak terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Sebagaimana sabda Rasulullah:

Tiga orang yang do’anya tidak tertolak: (pertama) orang yang berpuasa sampai ia berbuka” (HR. Ahmad; shahih lighairihi)

  1. Saat berbuka

Perbanyak doa saat berbuka karena waktu ini juga waktu mustajabah untuk berdoa.

Sesungguhnya do’a orang yang berpuasa ketika berbuka tidaklah tertolak.” (HR. Ibnu Majah; hasan)

Subhanallah.. Betapa luar biasa kedudukan do’a dalam ajaran Islam. Dengan do’a seseorang bisa berharap bahwa taqdir yang Allah ta’aala tentukan atas dirinya berubah. Hal ini merupakan sebuah berita gembira bagi siapapun yang selama ini merasa hidupnya hanya diwarnai penderitaan dari waktu ke waktu. Ia akan menjadi orang yang optimis. Sebab keadaan hidupnya yang selama ini dirasakan hanya berisi kesengsaraan dapat berakhir dan berubah. Asal ia tidak berputus asa dari rahmat Allah ta’aala dan ia mau bersungguh-sungguh meminta dengan do’a yang tulus kepada Allah ta’aala Yang Maha Berkuasa.

Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah ta’aala mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi).” (QS. Az-Zumar 53-54)

Nah,Sobat Mapi ,jangan sia-siakan tiga waktu ini setiap hari selama Ramadhan. [Berbagai sumber]

 

Red: Ahmad

Editor: Iman

Ilustrasi foto:Pixabay

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment