Ormas Islam Kota Bandung Desak Gereja Batak KP Beri Klarifikasi Soal Berita Pemerasan

0
98

Namun menurut Roin jika memang benar ada orang Islam atau oknum ormas Islam yang melakukan pemerasan terhadap GBKP maka Dewan Dakwan dan elemen ormas Islam lainnya siap mengawal dan menyerahkan yang bersangkutan kepada pihak berwajib untuk diproses secara hukum.

Camat Batununggul menghubungi pihak GBKP
Camat Batununggul menghubungi pihak GBKP

Sementara itu Camat Batununggal Hendrawan yang hadir dalam kesempatan tersebut mencoba menghadirkan pihak GBKP. Ia lalu menghubungi Sekretaris GBKP  Effendi Bangun melalui telepon selulernya. Dalam pembicaran tersebut Hendrawan meminta pihak GBKP ada yang bisa datang menghadiri pertemuan dengan ormas Islam tersebut.

iklan

“Pak Bangun bisa datang kesini ya?,”pintanya.

Namun permintaan tersebut dijawab Bangun bahwa dirinya dan pengurus GBKP sedang sibuk dengan urusan masing-masing sehingga tidak bisa hadir. Selain itu dirinya juga menginformasikan sedang di luar kota. Meski begitu ia menjanjikan untuk diatur ulang sehingga bisa dipertemukan.

“Diatur lagi saja kami sedang sibuk dengan urusan masing-masing,”pinta Bangun yang disambut suara kekecewaan hadirin.

Kesempatan tersebut juga dimanfaatkan Muhammad Roin untuk berbicara dengan Effendi Bangun sekaligus  menanyakan ketidakhadiran pihak GBKP padahal surat sudah disampaikan. Harusnya ,sambung Roin, pihak GBKP bisa menghubungi dirinya sebab dalam surat tersebut tercantum nomor teleponnya.

“Pihak GBKP harusnya bisa menjelaskan atau meminta maaf jika tidak benar ada pemerasan. Bapak juga harusnya memberitahu ke kami kan surat sudah diterima lama, mengapa tidak ada kabarnya,” tanya Roin.

Mendengar pertanyaan tersebut Bangun hanya berucap meminta maaf dan akan segera berkoordinasi dengan rekan-rekannya untuk menentukan pertemuan selanjutnya. Sementara itu Camat Batununggal Hendrawan berpesan agar semua pihak dapat menahan diri dan tidak terprovokasi. Ia juga akan mengusahakan untuk segera berkoordinasi dengan pihak GBKP guna membahas pertemuan selanjutnya.

Sebelum diakhiri Muhammad Roin membacakan pernyataan sikap antara lain meminta kepada pemuat berita , Komnas HAM dan GBKP Bandung Timur untuk menyatakan kebohongan berita adanya pemerasan terhadap gereja jika tidak maka pihak-pihak tersebut telah menebar fitnah keji dan mengadu domba ormas Islam. Selain itu mendirikan tempat ibadat dan melakukan peribadatan adalah hak azasi semua orang beragama namun dalam pelaksanaannya harus sesuai hokum yang berlaku dan tidak saling merugikan dengan saling menghormati agama dan keyakinan orang atau kelompok lain.

Hadir dalam kesempatan tersebut perwakilan ormas Islam seperi Garis, Gardah, KPUB, Kodas, FUUI, PAS, DDII Kota Bandung dan sebagainya [ ]

Rep: Iman

Editor: Candra