Hadits yang Sahih tentang Do’a Berbuka Puasa

kurma

Pa Ustadz, mohon penjelasannya tentang hadits yang sahih mengenai doa berbuka puasa.  Terima kasih

 

Hampir sebagian besar umat biasanya menggunakan kalimat doa  Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘ala rizqika afthortu  birahmatika yaa arhamarahimiin    (Ya Allah, kepada-Mu aku berpuasa dan kepada-Mu aku beriman, dan dengan rizki-Mu aku berbuka)

alquran muasir

Namun sebenarnya, menurut periwayatan para ahli hadits, keterangan yang merekomendasikan doa tersebut rawi-rawinya termasuk munkarul hadits. Bahkan ada yang mengatakan haditsnya matruq, artinya tidak dapat dipergunakan sama sekali.

Meski demikian, teks doa tersebut masih dapat kita gunakan mengingat berdoa saat berbuka masuk ke dalam ibadah ghair mahdah dan bacaannya masuk ke dalam katagori doa ghair matsurat.

Adapun, tekstual doa berbuka puasa yang bersumber pada keterangan yang sahih adalah sebagai berikut:

kalender

Dzahaba dhoma-u wabtallatil ‘aruuqu wa tsabatal ajru insya Allah
“Dahaga telah hilang, tenggorokan sudah basah, insya Allah pahala tetap (abadi).” (H.R. Abu Daud, Daraquthny)

atau

Allahumma inni as-aluka bi rohmatikallati wasi’at kulla syai’in an taghfira lii
“Ya Allah, sesungguhnya hamba memohon kepada-Mu, dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu, agar Engkau mengampuniku” (H.R. Ibnu Majah)

Allhumma laka shumtu wa’ala rizqika afthartu
“Ya Allah, karena engkaulah hamba shaum dan atas rizki-Mu hamba berbuka.” (H.R. Abu Daud)

Bismillahi Allahumma laka shumtu wa’ala rizqika afthartu
“Dengan nama Allah, Ya Allah, karena engkaulah hamba shaum dan atas rizki-Mu hamba berbuka.” (H.R. Thabrani)

Wallahu’alam..

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment