Puluhan Mantan Anggota HI Datangi MUI Jabar Laporkan Penyimpangan Ajaran Pendirinya

HI laporkan 2

Duapuluhan mantan anggota Lembaga Seni Bela Diri (LSBD) Hikmatul Iman (HI) mendatangi kantor MUI Jabar di Jl. RE Martadinata Kota Bandung, Senin (6/6/2016). Kedatangan rombongan yang berasal dari berbagai daerah di Jabar tersebut ingin melaporkan penyimpangan ajaran HI yang dianggap keluar dari ajaran Islam. Selain itu mereka juga ingin agar MUI Jabar dapat mengeluarkan fatwa sesat atas pernyataan-pernyataan yang diajarkan guru sekaligus pendiri HI yakni Dicky Zainal Arifin yang dianggap telah menyesatkan dan menyimpang dari ajaran Islam yang sesungguhnya.

Dihadapan Sekretaris Umum MUI Jabar Drs.Rafani Akhyar mantan Ketua LSBDHI Jehan Hidayat menyampaikan bahwa pada dasarnya lembaga yang pernah dipimpin dan ikutinya tersebut adalah lembaga seni bela diri khususnya seni pernafasan. Pada awalnya apa yang diajarkan oleh Diki hanya oleh pernafasan untuk kesehatan saja.

alquran muasir

“Namun dalam perkembangannya terutama ceramah-ceramah yang disampaikan kang Diki kita anggap menyimpang dari ajaran Islam,”ungkapnya.

Ia menyebutkan salah satu ajaran yang disebarkan kepada anggota HI adalah adanya kegiatan ritual shalat tanpa bacaan (RSTB). Jehan menjelaskan bahwa Dicky mengajarkan kepada anggota HI selama ini orang shalat hanya sibuk pada ritual bacaan saja sehingga tidak sampai memahami makna shalat yang sebenarnya.

“Dalam ajaran RSTB ibadah shalat tidak perlu melafalkan bacaan-bacaan seperti diajarkan dan praketekkan umat Islam selama ini,”jelas Jehan yang keluar dari HI awal 2016 ini.

kalender

Hal senada juga diungkapkan M.Jepri yang lebih dulu keluar dari HI beberapa tahun lalu. Ia mengungkapkan bahwa dalam beberapa kali kesempatan Dicky selalu menyatakan bahwa Al-Qur’an yang ada saat ini dan beredar dikalangan ummat Islam sudah tidak asli lagi. Alasannya menurut Dicky seperti yang disampaikan Jepri bahwa Al-Qur’an ada banyak versi dan yang mendekati kebenarannya hanya mushaf Ibnu Mas’ud saja.

“Kata kang Dicky Al-Qur’an yang ada saat ini hanya 40 persen yang asli sementara 60 persennya palsu sehingga tidak perlu diikuti,”ungkap mantan Ketua Ranting HI Cianjur ini.

Ia menambahkan karena Al-Qur’an sudah ada tidak asli dan hanya mushaf Ibnu Mas’ud yang mendekati keaslian dimana dalam mushaf tersebut tidak ada surat Al-Fathihah nya maka Dicky menganggap dalam shalat tidak perlu membaca Al-Fathihah. Ia juga mengungkap atas anjuran tersebut maka anggota HI yang resah, sebagian keluar dan sebagian bertahan namun ada juga meninggalkan shalat.

Jepri sendiri mengaku HI yang berdiri di Bandung sekira 1988 baru terindikasi ada penyimpangan pemahaman sekira 2011 ketika dalam sebuah kesempat di Cianjur Dicky menyampaikan bahwa Nabi Adam belum meninggal alias masih hidup dan sedang melakukan perjalanan ke berbagai palnet di alam raya ini. Selain adanya pemahaman bahwa Siti Hawa (istri Nabi Adam) tidak diciptakan Allah langsung melainkan hasil cloning Nabi Adam sendiri.

Dalam kesempatan tersebut Jehan menyerahkan sejumlah bukti penyimpangan pemahaman dan ajaran yang dilakukan Dicky Zainal Arifin yang diindikasi sesat dan menyesatkan khususnya bagi anggota HI yang Bergama Islam. Bukti-bukti tersebut antara rekaman isi dialog , tulisan maupun video yang di sampaikan Dicky.

 

HALAMAN SELANJUTNYA…>>

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

2 Komentar Artikel “Puluhan Mantan Anggota HI Datangi MUI Jabar Laporkan Penyimpangan Ajaran Pendirinya

  1. Harto

    Lebih baik MUI langsung panggil pimpinan HI Kang Dicky berdiskusi meminta klarifikasi pada bagian mana hal yang sesatnya.supaya tidak menimbulkan fitnah kedepannya. Jika sudah berdiskusi langsung dan akidahnya memang menyimpang silahkan langsung Nyatakan Sesat.
    Salam -Majelis Dzikir Kursi Sekeut Paningal

  2. Assalaamualaikum, pertama kami mengucapkan terimakasih pada MAPI yang selama ini telah memberi banyak informasi inspiratif.

    Berkenaan dengan artikel ini mohon dipertimbangkan dan dikaji kembali validitas informasi karena menyangkut organisasi dan komunitas kami. Sebagai bahan pertimbangan, Hikmatul Iman telah memberikan klarifikasi sebagai bagian dari hak jawabnya.

    http://www.pikiran-rakyat.com/bandung-raya/2016/06/07/hikmatul-iman-kami-sedang-diadu-domba-371119

    http://hikmatuliman.or.id/petisi-dukungan-terhadap-hikmatul-iman-menghadapi-gerakan-adu-domba/

    https://www.change.org/p/mui-jawa-barat-dukung-lanterha-transformasi-dari-lsbd-hi-menghadapi-upaya-adu-domba?recruiter=553006085&utm_source=petitions_show_components_action_panel_wrapper&utm_medium=copylink

    Mohon dipertimbangkan, dan difasilitasi saat kami mengajukan hak jawab secara resmi.
    Terima kasih,
    Sukses selalu untuk MAPI

Leave a Comment