Esensi Syukur dan Kufur Nikmat (Tafsir Surat Al-Baqarah [2]: 53-57) Bag 1

alquranbaru

Dan (ingatlah), ketika Kami berikan kepada Musa Al kitab (Taurat) dan keterangan yang membedakan antara yang benar dan yang salah, agar kamu mendapat petunjuk. (Q.S. Al-Baqarah [2]: 53)

Dalam beberapa pembahasan yang lalu dan beberapa pembahasan ke depan kita telah dan akan mengetahui serangkaian informasi mengenai keistimewaan yang diberikan Allah kepada Bani Israil. Akan tetapi, saya yakin pembaca telah sama-sama mengerti bahwa kisah yang diutarakan Al-Quran bukanlah cerita-cerita kosong tanpa makna.

alquran muasir

Diungkapnya banyak kisah dalam Al-Quran semata untuk menjadi cermin demi memperbaiki kinerja diniyyah menyongsong masa depan ukhrowi yang abadi.

Bila kita coba cermati ayat ke-53 surat Al-Baqarah sebagai bagian dari rangkaian keistimewaan atau nikmat yang diberikan kepada Bani Israil, betapa dengan sengaja Allah mengingatkan akan arti penting diturunkannya Al-Kitab dan Al-Furqan bagi mereka. Jika Al-Kitab dan Al-Furqan bagi mereka adalah Taurat, maka bagi kita, umat Nabi Muhammad, Al-Kitab dan Al-Furqan tersebut tiada lain adalah Al-Quran.

Sekarang mari kita tarik benang merah, bahwa ada keterkaitan yang melekat antara kehadiran nikmat dan mensyukurinya dengan mengamalkan ajaran Allah yang tertuang dalam Al-Quran plus sunah Rasul-Nya. Adalah sia-sia, jika memaknai syukur hanya sebatas membagi-bagikan rezeki yang diperoleh.

kalender

Semua itu hanya bagian terkecil di antaranya. Sudah seharusnya kita memahami betul jika arti nikmat bukan sebatas keuntungan yang bersifat bendawi saja, tetapi juga keuntungan-keuntungan immateri yang bahkan jauh lebih besar dan luas. Mensyukurinya adalah dengan mengamalkan ajaran Al-Quran dan as-sunah sesuai dengan kemampuan yang kita miliki.

Dalam tingkat tertentu, disadari atau tidak, setiap wahyu yang diturunkan kepada para Nabi, khususnya Al-Quran, merupakan bagian dari nikmat yang tak terhingga. Karena dengan Al-Quran, makna hidup semakin terasa, tujuan hidup semakin terarah, dan jalan hidup semakin tertata.

bersambung..

[irp posts=”1296" name=”Esensi Syukur dan Kufur Nikmat (Tafsir Surat Al-Baqarah [2]: 53-57) Bag 2″]

[i[irp posts=”1437" name=”Esensi Syukur dan Kufur Nikmat (Tafsir Surat Al-Baqarah [2]53-57) Bag 3″]

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment