Petinggi Gafatar Musadeq cs Ditangkap dan Jadi Tersangka

Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menahan tiga petinggi Gafatar, salah satunya Ahmad Musadeq. Lalu apakah tiga petinggi Gafatar itu terkait dengan hilangnya sejumlah warga yang dikaitkan dengan Gafatar beberapa waktu lalu?

“Ya itu kan dari pola-pola rekrutmen mereka, cuma mereka pasti kan menutupi, (dalihnya) ‘wong mau sendiri kok’, yang begitu kan susah,” kata Kapolri Jenderal Badrodin Haiti seperti dilaporkan detikcom,Senin (30/5/2016).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Badrodin menjelaskan, ketiganya diduga kuat ada di balik sejumlah warga yang dilaporkan hilang oleh para keluarganya saat itu.

“Iya tapi sulit pembuktiannya itu karena mereka sudah didoktrin, bahwa itu atas kemauan dia, itu kan sudah dewasa, kecuali kalau belum dewasa,” ujarnya.

Mabes Polri telah menetapkan tersangka Ahmad Musadeq cs terkait penistaan agama. Tak menutup kemungkinan penyidik memeriksa pengurus gafatar lainnya.

“Sudah tersangka.Artinya dilihat dari sisi fakta-fakta yang menjerat mereka,” ujar Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Boy Rafli di Mabes Polri.

Boy mengatakan Ahmad Musadeq cs ditangkap karena lebih dominan dalam penyebaran paham agama yang salah. Terlebih dia sudah pernah terlibat masalah hukum.

“Ahmad Musadeq ini sudah terlibat masalah hukum kemudian dilanjutkan oleh Manurung ini, dan satu lagi Arya,  tiga orang ini sementara,” tutupnya.

Sebagaimana diketahui beberapa bulan lalu masyarakat Indonesia dibuat resah dengan kemunculan gerakan sosial keagamaan yang menamakan diri Gerakan Fajar Nusantara (GAFATAR). Dihimpun dari berbagai sumber gerakan ini menggabungkan unsur ajaran semua agama termasuk Islam dalam menjalankan modus oparandinya. Berdasarkan kajian mendalam, MUI kemudian memfatwakan Gafatar sebagai gerakan yang ajarannya sesat dan menyesatkan sehingga haram untuk diikuti dan dikembangkan. [ ]

 

Red: admin

Editor: Iman

Ilustrasi foto: unicimage

(Visited 78 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment