Dirikan BLC Ratusan Advokat Jabar Siap Bantu Masyarakat Dalam Masalah Hukum

Profesi advokat hanya bisa dikatakan sebagai profesi mulia dan terhormat apabila melaksanakan hukumnya dengan mendasarkan diri pada nilai-nilai kemanusiaan atau humanity,  nilai-nilai keadilan atau justice, nilai-nilai kepatutan dan kewajaran atau reasonableness, nilai kejujuran, menjaga integritas dan kehormatan profesinya, serta nilai pelayanan kepentingan publik.

Selain itu, profesi advokat memiliki tanggung jawab untuk menegakkan hukum dan keadilan, ‎dan harus menjunjung tinggi moralitas. Selama ini advokat tercerai berai dan terkotak-kotak karena adanya konflik kepentingan sehingga melunturkan tugas dan fungsinya.

Demikian hal itu diungkapkan Presiden Bandung Lawyer Club (BLC), DR (lur) Liona N Supriatna kepada wartawan usai acara diskusi hukum dengan tema ‘Hentikan Kriminalisasi Advokat’, serta pengukuhan pengurus BLC di Bandung, Jumat (27/5/2016).

Namun melihat kenyataan di lapangan, Liona menyesalkan sebab selama ini organisasi profesi advokat  dinilainya terpecah belah serta terkotak-kotak. Bahkan ironisnya, menurut Liona, keberadaannya sarat konflik kepentingan di tingkat atas.

Ia menambahkan keberadaan BLC sendiri karena termotivasi dari adanya kerinduan dari para advokat di Jawa Barat untuk bersatu, dalam sebuah wadah tanpa harus melihat latarbelakang kelompok serta golongan. BLC juga, mencoba menyatukan potensi seluruh advokat sebab oganisasi profesi ini merupakan rumah bersama advokat yang menjunjung tinggi persatuan dalam perbedaan, perbedaan dalam persatuan. Menurutnya hingga saat ini setidaknya sudah ada 500 advokat yang bergabung di BLC. Mereka tersebar di Jawa Barat.

promo oktober
Pengukuhan pengurus BLC
Pengukuhan pengurus BLC

“Keberadaan BLC sendiri akan berupaya melakukan kegiatan yang bersifat meningkatkan kualitas para advokat melalui seminar dan diskusi hukum. Disamping itu BLC juga memiliki tanggung jawab sosial kepada advokat ‎ dan masyarakat khususnya masyarakat kecil yang membutuhkan bantuan dan pendampingan atau desiminasi hukum,”pungkasnya. [ ]

Rep: Iman

Editor: Candra

 

 

(Visited 35 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment