Keutamaan Iman dan Amal Shalih

doa

Oleh: Abdurrahim Dani*

Di dalam Al-Quran dan hadits shahih sering kali Allah Swt mengaitkan iman dengan amal shalih. Kenapa demikian? padahal di dalam iman itu sendiri telah tercangkup amal. Hal itu bertujuan untuk penekanan, agar orang tidak menyangka bahwa iman itu cukup dengan hati saja. Karena ada sebagian orang ada yang menyangka bahwa iman itu cukup di dalam hati saja, dan ini merupakan pemahaman keliru. Dalam Al-Qur’an , Allah Swt mengingatkan bahwa iman dan amal shalih itu saling keterkaitan dan merupakan satu rangkaian, seperti dalam firman-Nya:

Sesungguhnya orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, mendirikan shalat dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.” (QS Al-Baqarah : 277)

Dengan demikian dapat kita pahami bahwa iman dan amal shalih itu merupakan satu rangkain yang tidak bisa dipisahkan. Meski keimanan itu urusan hati (tersembunyi) namun wujud keimanan seseorang itu dapat terlihat dari amal shalihnya (perbuatannya). Keimanan tidak cukup hanya dengan pengakuan didalam hati saja namun harus berdampak dalam kehidupannya.

Amal shalih adalah termasuk buah dari iman dan termasuk konsekuensi atau tuntutan keimanan. Dengan amal shalih inilah akan terwujud keimanan. Maka barangsiapa yang mengaku sebagai seorang muslim namun tidak mengamalkan apa-apa yang telah Allah perintahkan, maka ia bukanlah seorang muslim yang sejati. Keimannya pun tidak sempurna, ibarat pohon yang tidak berbuah dan memberikan manfaat. Sebaliknya amal shalih namun tidak berdasar pada keimanan akan rapuh, ibarat pohon tanpa akar.

kalender percikan iman 2018

Dalam banyak ayat Allah  Swt menyebutkan keutamaan antara iman dan amal shalih ini kemudian menyebutkan buah dan manfaat darinya. Diantaranya sebagai berikut:

  1. Bekal menuju surga

Kebahagian dan kesempurnaan amal shalih yang kita lakukan tentu jika diterima dan mendapat ridho Allah Swt dengan memberikan balasan berupa kebahagian yang hakiki yakni surga, seperti yang dijelaskan dalam firman-Nya

Orang-orang yang beriman dan beramal shalih, bagi mereka kebahagiaan dan tempat kembali yang baik”. (QS: Ar-Ra’d Ayat: 29)

Beberapa mufasirin (ahli tafsir) menjelaskan bahwa yang dimaksudkan dengan kalimat “kebahagian dan tempat kembali yang baik” adalah surga. Allah Swt akan memasukkan orang-orang yang beriman dan beramal saleh ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya dengan seizin Allah Swt. Seperti dalam ayat-Nya yang lain,

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka adalah surga Firdaus menjadi tempat tinggal,” (QS: Al-Kahfi Ayat: 107)

  1. Akan menjadi manusia terbaik

Manusia terbaik dalam hal ini tentunya sesuai dengan criteria dari Allah bukan berdasar anggapan atau pilihan manusia. Sebab manusia terbaik menurut makhluk-Nya tentu bersifat relatif, sementara manusia terbaik menurut Allah pasti ukurannya. Seperti yang dijelaskan dalam firman-Nya:

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh mereka itu adalah sebaik-baik makhluk.” (QS.Al-Bayyinah: 7)

  1. Akan dicintai oleh manusia

Allah berfirman di akhir-akhir surat Maryam sebagai berikut:

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, kelak Allah Yang Maha Pemurah akan menanamkan dalam (hati) manusia rasa kasih sayang.” (QS. Maryam: 96)

Tentu yang lebih spesifik manusia disini adalah orang-orang yang beriman,sebab dalam hati dan sikap orang-orang yang beriman saling mencintai karena Allah (amar ma’ruf). Demikian juga sebaliknya dalam diri dan hati orang-orang yang beriman ada sikap membenci apa yang dibenci oleh Allah dan Rasul-Nya (nahi munkar). Salah satu wujud kecintaan orang-orang yang beriman adalah mereka saling mendoakan dan ini juga sebagai salah satu wujud dari amal shalih.

Demikian sedikit dari buah iman dan amal shalih yang akan kita petik atau kita rasakan. Tentu saja masih banyak lagi buah dari iman dan amal shalih yang dapat kita rasakan baik di dunia maupun di akhirat. Semoga bermanfaat. Wallahu’alam. [ ]

 

*Penulis adalah :

– Nara sumber Tadabbur Al-Qur’an MQTV dan tiap hari rabu jam 4 sore & (Maghrib Mengaji MQFM),

– Nara sumber Ta’lim Rutin Tadabbur Al-Qur’an di Masjid Agung Trans Studio Bandung tiap Sabtu sore jam 15.30.

Abdurahim Dani 2

 

 

Editor: Iman

Ilustrasi foto: Pixabay

 

(Visited 196 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment