Tips Wanita Hamil Dengan Hipertensi Agar Sehat dan Bugar

hamil

Hipertensi perlu diwaspadai oleh ibu hamil juga. Pasalnya, hipertensi adalah faktor risiko dari berbagai penyakit lain yang bisa mengancam kesehatan ibu dan janin, kata kata dr Arieska Ann Soenarta, SpJP, FIHA, pakar hipertensi dan salah satu pendiri Indonesian Society of Hypertension (InaSH).

“Ada dua jenis hipertensi yang harus diperhatikan ibu hamil. Ada hipertensi kronik, yaitu hipertensi yang telah diderita sebelum kehamilan dan ada hipertensi gestasional yang muncul hanya saat kehamilan,” tuturnya dalam seminar media dalam rangka World Hypertension Day 2016, di (Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia) Perki House, Jakarta, seperti dilansir okezone awal pecan lalu.

Ia menambahkan, di Indonesia sendiri prevalensi ibu hamil dengan hipertensi adalah 12-18 persen. Bahkan banyak di antara kasus hipertensi yang dialami ibu hamil sebabkan kematian perinatal. Oleh karena itu, kalau hamil, tekanan darah harus rutin diukur, pesannya.

“Hipertensi kronik yang dialami sebelum hamil itu kalau memang tekanan lebih dari 140/90 mmHg dan tetap tinggi 12 minggu setelah melahirkan. Kalau hipertensi gestasional itu kalau tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg setelah 20 minggu kehamilan,” tuturnya.

Pemeriksaan hipertensi dan konsultasi dokter diperlukan oleh ibu hamil. Hipertensi yang tidak terkontrol bisa sebabkan preklamsia, kelainan multi sistem, yang picu keguguran atau kelahiran prematur, tambah dr Ann.

Sebagaimana diketahui wanita hamil dengan masalah tekanan darah tinggi sangat membahayakan diri dan sang janin. Jangan sampai ancaman preeklamsia datang, karena begitu berbahaya. Maka Anda harus tetap menjalankan gaya hidup sehat agar tetap bugar dan tidak ada kendala selama hami. Ikuti 5 tips berikut ini, sebagaimana dilansir boldsky,agar tetap sehat dan bugar saat hamil:

  • Jangan lewatkan aktivitas fisik

Ibu hamil dengan masalah hipertensi jangan bermalas-malasan untuk bergerak. Karena ternyata sebuah aktivitas fisik ringan dapat menstabilkan tekanan daraha Anda. Contohnya, ibu harus menyempatkan waktu jalan kaki minimal 30 menit, kalau perlu ditemani suami. Cara ini dapat membuat energi bangkit terus dan tekanan darah selalu normal.

  • Diet bergizi

Anda juga harus memerhatikan pola makan selama kehamilan. Hindari beberapa golongan makanan yang membuat tekanan darah Anda semakin tinggi. Misalnya seperti daging merah segar, daging merah olahan, atau produk susu olahan. Selama hamil, perbanyak makan buah, sayuran dan ikan untuk kesehatan diri dan sang janin.

  • Tambahkan suplemen

Salah satu tips kehamilan yang harus wanita ikuti adalah minum suplemen vitamin dan kalsium. Tambahkan pula, suplemen alami seperti bawang putih agar tekanan darah Anda tetap stabil.

  • Rajin konsultasi dengan dokter kandungan

Ibu hamil dengan hipertensi setiap bulan wajib memeriksakan kehamilannya agar terus terkontrol. Karena jika tidak, bahaya preeklamsia akan mengancam diri Anda, sehingga mengakibatkan bayi lahir prematur.

  • Tetap tenang dan bahagia

Wanita hamil harus optimis dan berpikiran jernih agar tidak mudah stres. Ingat, jika Anda mengalami sebuah masalah berat dan tanpa ada penyelesaian, dapat mengakibatkan tekanan darah tinggi kambuh. Lakukan meditasi sekira 15-20 menit setiap hari, agar pikiran tetap rileks dan bersahaja. [ ]

 

 

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

 

 

(Visited 70 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment