Gelar Rakerwil, MA Jabar Ajak Umat Islam Maju dan Berkembang

4

Provinsi Jawa Barat sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia mempunyai peran vital dan strategis dalam pembangunan nasional. Demikian juga dengan potensi dan peran umat Islam di Jabar yang besar sangat mewarnai dalam dinamika baik dalam bidang ekonomi maupun politik. Untuk itu umat Islam khususnya di Jabar harus terus maju dan berkembang dalam menjawan tantangan dan perubahan zaman.

Demikian sebagian point yang di sampaikan Ketua Umum DPW Mathla’ul Anwar (MA) Jabar Drs.KH.Yayan Hasuna Hudaya,M.Si dalam pengantarnya saat memberikan arahan pada peserta rapat kerja wilayah (Rakerwil) MA Jabar di Pangandaran, Sabtu (21/5/2016). Ia menambahkan meski dalam era demokrasi sekarang ini umat Islam mempunyai peluang luas dalam berdakwah namun juga mempunyai tantangan yang juga besar.

alquran muasir

“Salah satu tantangan umat Islam saat ini adalah soal kualitas dan kemampuan leadership sehingga belum sepenuhnya diperhitungkan dalam percaturan ditingkat regional maupun global,”ujarnya.

Untuk itu ia mengajak semua komponen umat Islam yang terhimpun atau tergabung dalam berbagai ormas Islam untuk terus menjalin sinergi dan ukhuwah serta kerjasama untuk menghadapi dan menjawab tantangan tersebut. Secara khusus H.Yayan mengajak kader MA di Jawa Barat untuk bangkit dengan meningkatkan kapasitas dan kemampuannya dalam segala bidang.

“Tahun ini MA sudah berumur lebih dari 1 abad atau seratus tahun dan menjadi ormas Islam tertua di Indonesia sehingga kader MA juga harus terus maju dan berkembang,”ajaknya.

kalender
Rakerwil Mathla'ul Anwar (MA) Jabar 2016
Rakerwil Mathla’ul Anwar (MA) Jabar 2016

H.Yayan juga mengingatkan dalam usianya yang kian matang,keberadaan MA sudah mempunyai kader yang tersebar di seluruh Indonesia. Demikian juga untuk di Jawa Barat, MA sudah ada disemua kabupaten dan kota sehingga keberadaan MA dengan program-programnya harus sudah langsung dirasakan oleh masyarakat.

“Dalam muktamar tahun Presiden Jokowi dalam sambutannya mengakui bahwa MA adalah salah satu ormas Islam tertua dan terbesar di Indonesia, harusnya ini memicu kita untuk terus maju dan berkembang,”ujarnya.

Dalam Rakerwil 2016 ini MA kembali menegaskan kembali sebagai lembaga dakwah,pendidikan dan sosial. Ia juga menegaskan bahwa MA tidak berafiliasi dengan parpol namun kadernya boleh saja ada di parpol sebagai bagian dari aktivitas dakwah.

“MA milik umat maka semua orang Islam beoleh masuk MA. Kita tidak berpolitik dan tidak beraviliasi dengan partai politik namun kader MA ada diberbagai partai politik sebagai sumbangsih MA terhadap kemajuan bangsa dan Negara ini,”ujarnya.

Selain menggelar rakerwil dalam kesempatan ini juga dilantik sejumlah pengurus daerah (PD) di Jabar salah satunya adalah pelantikan pengurus daerah (PD) Kabupaten Pangadaran sebagai kabupaten terakhir di Jabar. Selain itu juga digelar upgrading dan dialog untuk pembangunan Jawa Barat yang menghadirkan narasumber Drs.H.Dadang Rusdiana,SE,MSi (Anggota Komisi X Banggar DPR RI) dan Prof.Dr.H.M. Najib (Guru Besar UIN SGD dan Ketua ICMI Jabar) dimana keduanya juga sebagai anggota majelis amanah PB MA.

Kegiatan rakerwil ini dihadiri 200 orang yang terdiri dari seluruh pengurus PW MA Jabar,pengurus PD MA se-Jabar,Muslimat MA,Generasi Muda MA (Gema MA) dan Drs.KH.Irsyad Djuaeli (Ketua Majelis Amanah PB MA/ Anggota Dewan Penasehat Presiden RI) serta perwakilan dari Pemprov Jabar wilayah Priangan dan Asda III Kabupaten Pangandaran. [ ]

 

Rep: Iman

Editor : Candra

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment