Segera Terbit, Fatwa Haram Bagi Pencurian Listrik

listrik

Menanggapi maraknya pencurian listrik di masyarakat, Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan segera mengeluarkan fatwa haram bagi tindakan pencurian listrik.

MUI, melalui Sekretaris Komisi Fatwa Asrorun Ni’am Sholeh, menyatakan akan segera mengeluarkan fatwa terkait kasus pencurian yang menimbulkan kerugian negara tersebut.

alquran muasir

Fatwa haram itu, kata Ni’am sedianya akan dikeluarkan dalam waktu dekat ini dan segera disosialisasikan.

“Ya, dalam waktu dekat ini kami launching. Kami sedang melaksanakan pleno penetapan kontrak,” ujar Ni’am seperti dilansir Kompas.com, Kamis (12/5/2016).

Dengan keluarnya fatwa ini, diharapkan  kerugian negara akibat pencurian listrik dapat diminimalisir. Usulan penerbitan fatwa ini dikeluarkan setelah PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menggandeng MUI dan melakukan pembahasan terkait maraknya pencurian listrik.

kalender

Sebelumnya, General Manager PLN Distribusi Jakarta Syamsul Huda mengatakan, pihaknya telah melakukan beberapa kali pertemuan dengan pihak MUI untuk membahas fatwa yang akan dikeluarkan MUI terkait pencurian listrik. Menurut Syamsul, pencurian listrik yang marak terjadi di masyarakat biasanya diawali dari tawaran oknum yang menjanjikan penghematan listrik sehingga bisa membayar listrik dengan harga murah.

Dari tawaran tersebut, banyak anggota masyarakat terjebak ikut dalam praktik ilegal. “Masyarakat banyak yang tergiur dari tawaran penghematan listrik yang ditawarkan oknum sehingga terjadilah pencurian listrik yang seharusnya tidak terjadi,” tutur Syamsul.

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment