Yuk ,Kenali dan Rawat Organ Reproduksi Kita Sebagai Anugerah

66

 

Oleh: dr.Lina Karlina,Sp.OG*

Alat reproduksi adalah organ tubuh yang berfungsi untuk berkembang biak dan menghasilkan keturunan. Organ reproduksi pria berbeda dengan organ reproduksi wanita. Wanita memang cukup rumit karena terdapat dua percabangan indung telur. Pada wanita normal, setiap bulan kedua indung telur ini bergantian menghasilkan sel telur dan apabila tidak dibuahi, maka akan menjadi menstruasi. Di dalam organ reproduksi wanita juga beberapa kelenjar yang mempunyai peran masing-masing.

alquran muasir

Reproduksi sendiri berasal dari dua kata yakni “re = kembali” dan “produksi = membuat”, sehingga kata” reproduksi” diartikan membuat kembali. Lalu sesungguhnya siapakah yang membuat kembali? . Sebagai seorang muslim tentulah kita sadari bahwa yang membuat kembali adalah Allah Swt, Sang Maha Pencipta. Sementara kita sebagai manusia hanya diberi amanah sebagai khalifah di muka bumi ini yang telah diberi anugerah “seperangkat” reproduksi tersebut. Untuk itu kita harus mengenal dan merawat sehingga dapat berfungsi sesuai dengan amanah yang kita terima. Dengan demikian kita tidak lupa dan mengetahui darimana kita berasal,sedang dimana kita saat ini,apa tugas kita lalu kemana kita akan menuju?.

Bersyukurlah wahai Sahabat Anisa,dimana Allah Swt telah menganugerahkan kita sepaket organ tubuh untuk menambah ladang amal untuk beribadah hanya  kepada-NYA. Karena kedudukan kita sebagai khalifah yang mempunyai tugas yakni mereproduksi artinya melahirkan generasi penerus, yang saleh dan salehah. Sementara posisi  dan tujuan hidup kita di dunia ini pada hakekatnnya adalah untuk  bisa kembali pulang kepada-NYA dalam ridlo-NYA. Nah,Sahabat Anisa hendaklah perjalanan kita di dunia ini fokus  untuk mempersiapkan kepulangan kita menghadap-Nya. Salah satunya adalah dengan melahirkan generasi penerus yang akan menjadi bekal dalam kehidupan kita di akhirat yang kekal. Dimana ada kehidupan yang abadi setelah kematian di dunia ini. Maka dengan mengingat terus itu ,kita akan semakin memahami  bentuk dan pertanggungjawaban akan fungsi organ reproduksi yang kita miliki.

Langkah itu kita mulai dari mengenal secara ilmu apa itu organ reproduksi,fungsinya dan cara merawatnya.Tidak kalah pentingnya adalah pendidikan alias edukasi seks itu penting diajarkan kepada anak-anak kita beserta bagaimana memelihara dan mensyukurinya .Sehingga mereka akan mengerti etika pergaulan, etika menutup aurat termasuk ketika mereka hendak  memilih pasangan hidupnya. Ada tahapan berikhtiar mendapatkannya , kembali kepada tujuan menikah- tujuan hidup pasangan suami istri hingga bereproduksi. Dimana didalamnya juga terkandung makna dan tujuan pernikahan , memahami akan hak dan kewajiban suami-istri, termasuk etika dan adab pergaulan suami istri. Kemudian anugerah itu akan bertambah manakala Allah Swt member amanah berupa anak sebagai wujud kasih sayang serta cinta terhadap pasangan kita. Tugasnya yang tidak kalah ringan adalah merawat sekaligus mengasuh ,memberi nafkah yang halal , melakukan pendidikan dan mengenalkan kewajiban anak terhadap orang tua.

kalender

Mari kita kenal sepaket organ itu ,yakni rahim dan payudara, dua organ yang dikupas langsung dalam bahasa Al-Qur’an tentang kebermanfaatannya. Pertama tentang rahim , dilahirkan sebagai wanita kita sepatutnya bersyukur karena ada salah satu asma Allah dalam tubuh kita yakni “Rahim”. Hal  ini tentu saja tidak dimiliki oleh kaum Adam alias para suami. Rahim sendiri berfungsi sebagai tempat mengandung. Rahim (uterus), yaitu tempat janin dibesarkan,tumbuh dan berkembang hingga berwujud manusia. Bentuknya  seperti buah alpukat gepeng dan berat normalnya 30-50 gram. Pada saat dalam keadaan tidak hamil, besar rahim hanya sebesar telur ayam kampung.

Rahim bukanlah sekedar “ruang tunggu” melahirkan, melainkan sebuah ruang pembelajaran bagi sang calon “khalifah” selanjutnya. Dalam ruangan yang mulia tersebut sang calon khalifah tersebut dibentuk. Dari sinilah ia mulai mengenal siapa Rabb nya,bagaimana rezekinya,siapa jodohnya hingga kapan ia kembali kepada-Nya. Untuk itu tugas kita,khususnya bunda yang tengah mengandung adalah memberi stimulus dan rangsangan yang postif,salah satunya adalah dengan rajin membacakan Al-Qu’ran untuknya sehingga berpahala bagi bundanya sekaligus “vitamin” bagi ananda. Dengan demikian kelak jika ia lahir maka sudah terbiasa dengan alunan dan lantunan ayat suci sebagai pedoman dan petunjuk hidupnya. Bahkan bisa jadi ia akan merasa asing dan aneh ketika ditelinganya terdengar selain bahasa Al-Qur’an,misalnya musik.

 

HALAMAN SELANJUTNYA…>>

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah

Leave a Comment